Tidak Ada Kata Terlambat, Warga Binaan Rutan Pelaihari Ikut Paket A–C
Pelaihari, INFO_PAS - Suasana Aula Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Rabu (11/2) pukul 10.00 WITA, tampak berbeda dari hari biasanya. Sejumlah Warga Binaan tampak serius ikuti Kelas Pembelajaran Kesetaraan Paket A, B dan C hasil kerja sama Rutan dengan Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Tanah Laut. Program pendampingan belajar ini membuka kesempatan Warga Binaan menuntaskan pendidikan dasar hingga menengah.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya pemenuhan hak pendidikan sekaligus penguatan pembinaan kepribadian. Pembelajaran berlangsung tertib, mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan, dengan pendampingan sesuai jenjang masing-masing—mulai dari Paket A, Paket B, hingga Paket C.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, M. Fahrurrazi, menegaskan program kesetaraan ini bukan sekadar mengisi waktu, tetapi menyiapkan masa depan Warga Binaan agar punya bekal saat kembali ke masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi pendukung salah satu Program Aksi Kemenimipas, yaitu Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan. Ini juga bagian dari pemenuhan hak Warga Binaan, supaya mereka tetap punya peluang memperbaiki diri melalui pendidikan,” ujar Fahrurrazi.

Bagi Warga Binaan, kelas ini terasa seperti kesempatan kedua yang sayang untuk dilewatkan. Irwan, salah satu peserta Paket B, mengaku bersyukur karena bisa melanjutkan sekolah yang dulu sempat terhenti.
“Saya merasa beruntung bisa menyelesaikan masa sekolah saya lewat Paket B. Nanti kalau sudah bebas, saya ingin lanjut Paket C di luar,” kata Irwan.
Melalui kerja sama dengan SPNF SKB Kabupaten Tanah Laut ini, Rutan Pelaihari berharap pendidikan kesetaraan benar-benar menjadi jembatan dari rutinitas pembinaan di dalam Rutan, menuju kesiapan hidup yang lebih baik setelah bebas. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Pelaihari
What's Your Reaction?


