Tindak Lanjut Hasil Monev Kanwil, Lapas Geser Benahi Administrasi dan Data Digital
Geser, INFO_PAS – Tindak lanjuti hasil evaluasi kinerja Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser gelar rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) secara hibrida, Selasa (20/10). Rapat berkala ini bahas tindak lanjut hasil evaluasi dan pembenahan tata kelola administrasi serta pemutakhiran data.
Rapat tersebut membahas sejumlah aspek tata kelola instansi, mulai dari realisasi anggaran, penggunaan aplikasi persuratan Srikandi, usulan pemusnahan arsip sesuai regulasi, hingga penatausahaan Barang Milik Negara (BMN). Pembahasan juga meliputi pemutakhiran data pada Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Sumber Daya Manusia Pemasyarakatan (Simwaipas) serta penyelarasan data pada aplikasi Star Proaksi, bidang Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Watkesrehab), Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Bahan Makanan (Simonev Bama), Satu Data Pemasyarakatan, Survei Persepsi Anti Korupsi dan Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPAK-SPKP), Star RB-ZI, serta Sistem Perhitungan Indikator Kinerja Terintegrasi Pemasyarakatan (Sprinterpas).
Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menyambut hasil evaluasi tersebut dan menjadikannya acuan untuk mempercepat perbaikan internal secara disiplin dan terukur.
“Kami menyambut baik seluruh arahan dari Kakanwil sebagai rujukan standar kerja objektif. Hasil Monev ini menjadi kompas bagi kami untuk bekerja lebih sistematis dan meningkatkan mutu pelayanan publik. Kendala teknis seperti pengisian indikator Satu Data, pemutakhiran data kepegawaian, hingga ketepatan respon Survey SPAK-SPKP akan langsung kami eksekusi secara saksama melalui pembagian tugas yang berbasis kompetensi. Seluruh jajaran Lapas Geser siap membuktikan kinerja terbaik, memenuhi parameter Zona Integritas di lingkungan Ditjenpas Maluku, dan menuntaskan komitmen ini secara profesional sebelum akhir Oktober,” jelas Nober.
Kegiatan ini dipimpin Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Sarwono, ketua tim, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, pejabat struktural, serta operator setiap bidang di Lapas Geser. Dalam kegiatan tersebut, masing-masing ketua tim Kanwil Ditjenpas Maluku memaparkan hasil evaluasi capaian kinerja Lapas Geser.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Maluki tekankan pentingnya konsistensi dan validitas pelaporan data agar seluruh capaian di lapangan tercatat dengan benar di tingkat pusat. Ia menginstruksikan setiap penanggung jawab aplikasi untuk tidak membiarkan kolom pelaporan kosong tanpa keterangan serta mempercepat penyelesaian target indikator sesuai batas waktu.
“Tiga aplikasi utama kita saat ini yaitu, Satu Data Pemasyarakatan, Sprinter Pas, dan Star Pro Aksi, sudah saling terintegrasi secara sistemik. Operator di setiap UPT wajib menunjukkan kapabilitasnya dengan meningkatkan koordinasi lintas fungsi agar data yang tersaji valid dan real-time. Jangan sampai ada kegiatan operasional yang sudah dilaksanakan tetapi diinput NIHIL atau tidak diisi. Kelalaian administratif seperti itu berdampak langsung pada rapor capaian kinerja Kantor Wilayah di tingkat pusat,” tegas Ricky.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Geser, M. Alhamid, menyatakan kesiapan jajaran tata usaha dan operasional untuk menindaklanjuti petunjuk teknis dari Kanwil. Ia menyebut pembagian tugas dan pengelolaan sumber daya manusia akan dioptimalkan untuk menyelesaikan laporan yang belum terpenuhi.
“Kami di jajaran Tata Usaha siap menjadi motor penggerak percepatan berbasis performa ini. Keterbatasan personel medis kami siasati secara taktis melalui kemitraan strategis bersama Puskesmas dan pemberdayaan tenaga magang secara produktif. Untuk data kepegawaian, survei kepuasan publik (SPAK-SPKP), dan pengisian data Simwaipas, kami menerapkan sistem pendampingan intensif harian demi mewujudkan target 100% terpenuhi tepat waktu. Seluruh tim operator aplikasi, mulai dari Srikandi, Simwaipas, hingga Sprinter Pas, telah kami instruksikan untuk bekerja dalam koridor koordinasi yang ketat. Kami optimistis seluruh data dukung B09, rekonsiliasi persediaan BMN, serta pemutakhiran indikator pelayanan dapat tuntas sesuai standardisasi yang ditetapkan,” ujar Alhamid.
Melalui rapat tersebut, Lapas Geser sepakati sejumlah langkah tindak lanjut untuk membenahi administrasi, menuntaskan pelaporan, dan memutakhirkan data. Langkah ini diharapkan mendukung peningkatan kinerja dan mutu pelayanan Pemasyarakatan di wilayah Seram Timur. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Geser
What's Your Reaction?


