Tingkatkan Kewaspadaan, Lapas Batulicin Gelar Edukasi Hantavirus Bersama Dinkes Tanah Bumbu
Batulicin, INFO PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu gelar edukasi kesehatan mengenai Hantavirus bagi petugas dan Warga Binaan, Senin (8/6). Kegiatan ini guna tingkatkan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap penyakit yang dapat ditularkan melalui paparan tikus dan lingkungan yang terkontaminasi.
Edukasi berlangsung di Aula Lapas Batulicin dan diikuti dengan antusias oleh peserta. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan Hantavirus, gejala yang perlu diwaspadai, cara penularan, langkah pencegahan, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya perlindungan kesehatan bersama.
Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dini terhadap potensi penyebaran penyakit di lingkungan Pemasyarakatan.
Pemateri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, dr. Aditya Ari Wibowo, menjelaskan bahwa Hantavirus merupakan penyakit yang perlu diwaspadai melalui langkah pencegahan yang sederhana namun konsisten.

“Pencegahan Hantavirus dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan keberadaan tikus sebagai sumber penularan utama. Masyarakat perlu memahami bahwa risiko penyakit dapat ditekan secara signifikan melalui sanitasi yang baik, pengelolaan sampah yang benar, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan,” ujar dr. Aditya Ari Wibowo.
Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu atas sinergi dan dukungan dalam kegiatan edukasi kesehatan tersebut.
“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu dalam memberikan edukasi yang sangat penting bagi petugas maupun Warga Binaan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang pencegahan penyakit, tetapi juga memperkuat budaya hidup sehat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, sehat, dan produktif,” ujar Thoha.
Salah satu Warga Binaan, I, mengaku memperoleh pengetahuan baru yang bermanfaat dari kegiatan tersebut.
“Melalui penyuluhan ini kami menjadi lebih memahami cara menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Informasi yang sangat berguna untuk hidup di Lapas maupun di luar nanti,” ujarnya.
Melalui kegiatan edukasi kesehatan ini, Lapas Batulicin berkomitmen memperkuat pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian dan kemandirian, tetapi juga pada peningkatan kesadaran kesehatan seluruh penghuni dan petugas. Sinergi dengan berbagai pihak diharapkan terus mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang sehat dan berkualitas. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


