Visitasi Perizinan, Lapas Banjarmasin Pastikan Layanan Kesehatan Warga Binaan Sesuai Standar
Banjarmasin, INFO_PAS – Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin jalani visitasi lapangan untuk perpanjangan perizinan berusaha berbasis risiko, Selasa (18/8). Kegiatan tersebut bagian dari pemeriksaan dan verifikasi untuk pastikan sarana, prasarana, serta penyelenggaraan pelayanan kesehatan klinik sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Kedatangan tim visitasi disambut Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, bersama Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Gilang Wisnuwardhana, Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Muhammad Ansyari, serta jajaran Klinik Pratama Lapas Banjarmasin di Aula Lapas Banjarmasin.
Visitasi libatkan 8 orang dari tim lintas instansi, terdiri atas 2 orang dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, 4 orang dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, serta 2 orang dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin.
Kepala Lapas Banjarmasin sampaikan bahwa visitasi jadi bagian penting untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan sesuai standar.
“Visitasi ini menjadi bagian penting untuk memastikan Klinik Pratama Lapas Banjarmasin memenuhi standar yang dipersyaratkan, sehingga pelayanan kesehatan kepada Warga Binaan dapat terus berjalan secara optimal dan sesuai ketentuan,” ujar Akhmad.

Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak Warga Binaan. Karena itu, Lapas Banjarmasin terus jaga kualitas pelayanan sekaligus penuhi seluruh persyaratan penyelenggaraan Klinik Pratama.
“Kami terus berupaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun pelaksanaan pelayanannya. Evaluasi dan masukan dari tim visitasi akan menjadi bahan perbaikan agar pelayanan kepada Warga Binaan semakin baik,” lanjutnya.
Siti Fauzanah menyampaikan apresiasi atas sambutan jajaran Lapas Banjarmasin. Ia berharap proses verifikasi dan penilaian tim dapat menjadi bahan pembenahan, khususnya untuk tingkatkan kualitas pelayanan Klinik Pratama Lapas Banjarmasin.
“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari pihak Lapas Banjarmasin. Kami berharap hasil penilaian dan verifikasi dari tim dapat menjadi sarana pembenahan bagi Lapas Banjarmasin, khususnya dalam meningkatkan kualitas Klinik Pratama,” ujarnya.
Dokter Klinik Pratama Lapas Banjarmasin, dr. Yayuk Ruwaidah, menyampaikan profil klinik yang mencakup gambaran umum, sarana dan prasarana, serta penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan.
Tim visitasi kemudian meninjau langsung Klinik Pratama Lapas Banjarmasin. Pada tahap ini, tim memeriksa dan menilai sarana dan prasarana, kelengkapan pendukung, serta penyelenggaraan pelayanan klinik untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar dan ketentuan yang berlaku.
Usai peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi hasil visitasi. Tim menyampaikan hasil pemeriksaan, memberikan evaluasi, serta mendalami sejumlah aspek yang menjadi bagian dari proses perpanjangan perizinan berusaha berbasis risiko.
Lapas Banjarmasin berharap proses perpanjangan perizinan berusaha berbasis risiko berjalan dengan baik. Selain penuhi aspek administratif dan regulasi, proses tersebut diharapkan turut memperkuat kualitas pelayanan kesehatan yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


