Warga Binaan Kristiani Lapas Banjarmasin Ikuti Ibadah GPIB Maranatha
Banjarmasin, INFO_PAS – Warga Binaan Kristiani Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin ikuti kegiatan ibadah yang dilayani oleh Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Maranatha, Kamis (16/4), di Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin. Kegiatan ini jadi bagian program pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara rutin.
Ibadah diawali dengan pujian dan penyembahan, dilanjutkan dengan khotbah yang disampaikan oleh Vikaris Tiara Al Zamzami Setianingrum, S.Th, dengan mengangkat tema dari Kitab Perjanjian Baru Galatia 4:17–20.
Dalam penyampaian firman, jemaat diajak untuk tetap setia pada kebenaran Injil, memeriksa motivasi diri, serta menjadikan pembentukan karakter Kristus sebagai prioritas utama dalam kehidupan.
Pembina Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin, Erik Simanjuntak, dalam renungannya mengingatkan pentingnya hidup dalam kemerdekaan iman. “Jangan kembali terbelenggu oleh legalisme atau merasa bisa menyelamatkan diri sendiri. Hiduplah dalam kemerdekaan sebagai anak-anak Allah,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan, David, mengungkapkan bahwa ibadah tersebut memberikan makna yang mendalam bagi dirinya. “Saya menerima dengan hati yang mengasihi dan tidak membenci orang yang menegur kesalahan saya, karena teguran yang mendidik bertujuan untuk menyelamatkan,” ungkapnya.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, secara terpisah menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian menjadi bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan.
“Melalui kegiatan ibadah ini, kami berharap Warga Binaan dapat memperkuat iman serta membangun karakter yang lebih baik sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Lapas Banjarmasin berkomitmen intensifkan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


