Warga Binaan Lapas Geser Panen 170 Ikat Kangkung Hidroponik

Warga Binaan Lapas Geser Panen 170 Ikat Kangkung Hidroponik

Geser, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser panen 170 ikat kangkung dari instalasi hidroponik modifikasi, Senin (10/8). Kegiatan tersebut bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus dukungan terhadap ketahanan pangan.

Panen dipimpin Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, bersama jajaran pejabat struktural. Kegiatan turut dihadiri perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Cabang Lapas Geser dan Warga Binaan. Masyarakat sekitar juga hadir dan membeli hasil panen.

Nober mengapresiasi petugas pembinaan dan Warga Binaan yang terlibat dalam pengelolaan instalasi hidroponik hingga hasilkan sayuran yang segar dan diminati masyarakat.

“Panen kangkung hidroponik sebanyak 170 ikat ini merupakan bukti nyata bahwa keterbatasan ruang dan lahan tidak menghalangi produktivitas Warga Binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan, sekaligus pembekalan keterampilan nyata bagi mereka agar siap kembali ke masyarakat kelak. Kami sangat bersyukur karena hasil panen ini sangat memikat masyarakat, bahkan mereka turut datang langsung untuk memanen sekaligus membeli,” ujar Nober.

Kepala Subseksi Pembinaan, Junaidi Laisouw, menjelaskan bahwa metode hidroponik dengan media bambu dipilih karena efisien dan mudah dipelajari Warga Binaan.

“Kami terus berupaya menghadirkan inovasi pembinaan kemandirian yang relevan, aplikatif, dan bernilai ekonomis tinggi. Melalui metode hidroponik ini, Warga Binaan diajarkan proses budidaya secara menyeluruh, mulai dari penyemaian benih, perawatan nutrisi air, hingga masa panen. Hasilnya sangat memuaskan, bahkan produk sayuran sehat ini langsung diminati pembeli,” jelas Junaidi Laisouw.

Salah seorang Warga Binaan yang terlibat dalam perawatan instalasi, JR, mengaku bersyukur mendapat pelatihan budidaya sayuran dengan metode hidroponik.

“Melihat tanaman tumbuh subur hingga dipanen dan dibeli langsung oleh warga sekitar, membuat kami merasa hasil kerja keras kami dihargai dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap JR.

Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang hadir dalam kegiatan panen. Salah seorang warga, Wabale, menilai kualitas kangkung yang dihasilkan cukup baik.

“Kangkung hidroponiknya sangat segar, bersih, dan sangat hygienis. Selain harganya terjangkau, kami senang bisa membeli langsung hasil karya Warga Binaan di Lapas

Program ini diharapkan terus berlanjut sehingga Warga Binaan dapat kembangkan keterampilan bercocok tanam yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Geser

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0