Warga Binaan Lapas Kolonodale Tata Hati di Balik Jeruji lewat Ibadah Doa Hening

Warga Binaan Lapas Kolonodale Tata Hati di Balik Jeruji lewat Ibadah Doa Hening

Kolonodale, INFO_PAS – Pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan tidak hanya dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan, tetapi juga melalui penguatan spiritual. Hal ini tercermin dalam ibadah doa hening yang diikuti Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kolonodale, Senin (12/10).

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk menenangkan diri, berdoa, dan melakukan refleksi terhadap perjalanan hidup mereka. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan diharapkan memperkuat keimanan, menumbuhkan ketenangan batin, dan membangun tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Kepala Subseksi Pembinaan, Asis Hi Bahar, menyampaikan pembinaan spiritual merupakan bagian penting dalam mendukung perubahan positif Warga Binaan selama menjalani masa pidana. “Pembinaan tidak hanya berfokus pada keterampilan dan kemandirian, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan spiritual. Kami berharap kegiatan doa hening ini menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk introspeksi diri, menemukan ketenangan, dan menumbuhkan semangat untuk memperbaiki diri,” ungkap harapnya.

Salah satu Warga Binaan, Anthonius, menyampaikan doa hening menjadi kesempatan untuk menenangkan pikiran dan merenungkan hal-hal yang perlu diperbaiki dalam kehidupannya. “Saya bisa lebih tenang dan punya waktu untuk merenungkan diri. Saya berharap menjadi pribadi yang lebih baik, memperbaiki kesalahan di masa lalu, dan menjalani kehidupan ke depan dengan lebih positif,” tuturnya.

Keterlibatan peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan dalam memimpin ibadah tersebut turut mendukung pelaksanaan program pembinaan di Lapas Kolonodale. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi peserta magang dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi Warga Binaan.

Melalui ibadah doa hening, Lapas Kolonodale terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual dan mental Warga Binaan. Harapannya, masa pembinaan menjadi momentum untuk memperbaiki diri, membangun karakter, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

Kontributor: Lapas Kolonodale

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0