Warga Binaan Lapas Perempuan Palu Kembangkan Kreasi Bunga dari Plastik Bekas
Sigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu gelar pelatihan pembuatan bunga hias berbahan plastik bekas sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas pada Sabtu (15/11) tersebut diikuti lima Warga Binaan dan menjadi upaya lembaga untuk menghadirkan pembinaan yang kreatif serta bernilai guna.
Dalam pelatihan ini, Warga Binaan diajarkan memanfaatkan kantong kresek dan kawat bekas menjadi rangkaian bunga hias berwarna-warni. Proses pembuatannya meliputi penyetrikaan plastik, pembentukan pola daun dan kelopak, pembuatan tangkai, hingga perangkaian menjadi dekorasi siap pajang. Hasil karya peserta ditampilkan di meja aula dan menunjukkan peningkatan keterampilan serta ketekunan selama mengikuti kegiatan.
Kepala Lapas Perempuan Palu, Yoesiana, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif bagi Warga Binaan.
“Melalui pembinaan ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat. Kegiatan ini membuktikan bahwa Warga Binaan mampu berkreativitas dan menghasilkan karya bernilai. Ini menjadi langkah penting dalam membangun kepercayaan diri mereka untuk masa depan,” ujarnya.
Kepala Subseksi Pembinaan, Effendy, menambahkan bahwa pelatihan ini juga mendorong sikap produktif. “Kami melihat antusias yang tinggi. Mereka bukan hanya belajar teknik pembuatan bunga, tetapi juga bekerja sama, teliti, dan sabar. Ke depan, keterampilan ini diharapkan bisa berkembang menjadi peluang usaha,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan, IN, turut menyampaikan kesannya. “Kegiatan ini menambah keterampilan baru. Prosesnya kadang sulit, tapi menyenangkan karena kami belajar hal yang berbeda,” ungkapnya.
Melalui program berbasis daur ulang ini, Lapas Perempuan Palu terus memperkuat pembinaan kreatif yang bermanfaat dan berorientasi pada peningkatan kemandirian Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Palu
What's Your Reaction?


