Warga Binaan Lapas Takalar Tekun Merawat Sawi, Dukung Pembinaan Kemandirian
Takalar, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar rutin merawat tanaman sawi sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian, Rabu (4/11). Kegiatan ini sarana untuk mengembangkan keterampilan bercocok tanam sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas.
Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Rizal, menjelaskan bahwa kegiatan pertanian ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga memberi bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan Warga Binaan setelah menjalani masa pidana.
“Perawatan tanaman sawi menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan. Kami berharap keterampilan yang mereka peroleh dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat,” kata Rizal.
Rizal menambahkan bahwa Warga Binaan dilibatkan langsung dalam setiap tahapan perawatan, mulai dari penyiraman hingga pemeliharaan tanaman. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat membantu mereka menguasai keterampilan pertanian secara praktis.
Salah seorang Warga Binaan, NY, mengaku senang mengikuti kegiatan perawatan tanaman sawi. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus mengajarkan pentingnya kesabaran dan konsistensi dalam bekerja.
“Melalui kegiatan ini, saya belajar cara merawat tanaman dengan baik dan memahami bahwa hasil yang bagus membutuhkan ketekunan. Saya berharap keterampilan ini bisa saya manfaatkan setelah bebas nanti,” ungkap NY.
Kepala Lapas Takalar, Andi Gunawan, tegaskan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian merupakan bagian dari upaya membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif dan nilai-nilai positif.
“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk aktif mengikuti program pembinaan, termasuk di bidang pertanian. Kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemandirian Warga Binaan,” ujar Andi Gunawan.
Ia menambahkan bahwa perawatan sawi juga mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian Warga Binaan.
“Kami berharap kegiatan ini terus memberikan manfaat, baik bagi Warga Binaan maupun lingkungan Lapas,” tutupnya. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Takalar
What's Your Reaction?


