Warga Binaan Lapas Tual Semangat Serap Ilmu bersama SKB Kabupaten Maluku Tenggara
Langgur, INFO_PAS – Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual kini rutin mengisi hari-hari mereka dengan buku dan alat tulis. Melalui sinergi erat dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Maluku Tenggara, Warga Binaan diberikan ruang khusus untuk mengakses pendidikan formal dan bimbingan pengetahuan umum langsung di area Lapas.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Iswan Ternate, menegaskan kehadiran pengajar SKB ke Lapas adalah wujud nyata pemenuhan hak pendidikan bagi warga negara tanpa terkecuali. "Kerja sama ini adalah langkah strategis kami untuk membekali Warga Binaan dengan ilmu pengetahuan bermanfaat. Kami tidak ingin mereka tertinggal secara intelektual. Pelajaran yang diberikan di sini diharapkan menjadi fondasi penting bagi mereka untuk mengubah pola pikir dan perilaku menjadi lebih positif," jelasnya, Rabu (19/8).
Metode pembelajaran yang diterapkan oleh tim SKB disesuaikan dengan kebutuhan dan latar belakang para Warga Binaan agar materi lebih mudah diserap. Salah seorang pengajar SKB Kabupaten Maluku Tenggara, Dofina Ema Sinonafi, pun membagikan pengalamannya selama mengajar di Lapas. "Kami memberikan materi literasi dasar, pengetahuan umum, hingga motivasi diri. Respons Warga Binaan di Lapas Tual sangat positif dan interaktif. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, disiplin dalam menyimak, dan sangat menghargai kehadiran kami sebagai pendidik," pujinya.
Manfaat dari kegiatan belajar ini dirasakan langsung sebagai sebuah titik balik oleh Td, salah satu Warga Binaan yang aktif mengikuti kelas. Ia mendapatkan banyak wawasan baru yang belum pernah ia ketahui sebelumnya.
"Pelajaran dari ibu dan bapak guru SKB membuka pikiran saya yang dulu sempit. Di sini kami diajarkan banyak hal, mulai dari cara berpikir logis sampai bagaimana menghargai diri sendiri. Ilmu ini sangat berharga dan menjadi modal utama saya untuk menjadi orang yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nanti," tutur Td.
Melalui sinergi erat antara Lapas Tual dan SKB, program pendidikan ini diharapkan memutus stigma negatif dan melahirkan manusia-manusia baru yang siap berkontribusi membangun daerah setelah bebas nanti. (IR)
Kontributor: Lapas Tual
What's Your Reaction?


