Warga Binaan Nasrani Lapas Narkotika Karang Teguhkan Iman dan Tumbuhkan Harapan lewat Kebaktian
Karang Intan, INFO_PAS – Pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan terus berjalan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, salah satunya diwujudkan melalui kebaktian bagi Warga Binaan yang beragama Nasrani, Selasa (14/7). Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk meneguhkan iman, menumbuhkan harapan, dan membangun karakter positif selama menjalani proses pembinaan.
Petugas Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Ardian, mendampingi dan mengawasi jalannya kegiatan untuk memastikan kebaktian berlangsung aman, tertib, dan sesuai tujuan pembinaan. Pendampingan tersebut menjadi upaya Lapas dalam memberikan pelayanan serta memastikan Warga Binaan menjalankan ibadah dengan nyaman sesuai agama dan keyakinannya.
Ardian menjelaskan kegiatan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan kepribadian Warga Binaan. Pembinaan spiritual membantu Warga Binaan membangun nilai positif, meningkatkan pengendalian diri, dan menumbuhkan motivasi untuk berubah.
“Melalui kegiatan keagamaan ini, kami berharap Warga Binaan memperoleh penguatan mental dan spiritual sehingga makin termotivasi untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan,” harapArdian.
Kebaktian berlangsung dengan tertib dan khidmat di lingkungan Lapas Narkotika Karang Intan. Warga Binaan mengikuti rangkaian ibadah yang meliputi pujian, pembacaan firman tuhan, doa bersama, hingga penyampaian pesan-pesan rohani yang memberikan penguatan spiritual.
Pendeta Ester Waty memimpin jalannya kebaktian sekaligus memberikan pelayanan rohani melalui penyampaian firman tuhan dan pesan pembinaan spiritual kepada Warga Binaan. Ia mengajak Warga Binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan melakukan refleksi diri, memperbaiki sikap, dan membangun komitmen untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
“Kami ingin mengingatkan setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Kami berharap kegiatan ini dapat meneguhkan iman, menumbuhkan pengharapan, dan memberikan kekuatan bagi Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan,” ungkap Pendeta Ester.
Salah seorang Warga Binaan berinisial AGT mengungkapkan rasa syukurnya mengikuti kebaktian tersebut. Kegiatan keagamaan memberikan ketenangan batin sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri.
“Saya merasa lebih tenang setelah mengikuti kebaktian. Pesan yang disampaikan memberikan semangat bagi saya untuk terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik dan menjalani pembinaan dengan sungguh-sungguh sebagai persiapan kembali ke masyarakat,” tutur AGT.
Kebaktian keagamaan menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Narkotika Karang Intan dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual, mental, dan karakter Warga Binaan. Melalui kegiatan tersebut, Lapas terus memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan nilai-nilai positif serta membangun kesiapan diri dalam menjalani proses reintegrasi sosial.
Lapas Narkotika Karang Intan secara berkelanjutan melaksanakan berbagai program pembinaan kepribadian sesuai agama dan keyakinan Warga Binaan. Upaya tersebut menjadi penyelenggaraan Pemasyarakatan humanis, inklusif, dan berorientasi pada perubahan perilaku agar Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan siap memberikan kontribusi positif.
Kontributor: LPN Karang Intan
What's Your Reaction?


