Warga Binaan Perempuan Rutan Tanjung Awali Ramadan dengan Kajian Rohani
Tanjung, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung kembali gelar pembinaan kepribadian spiritual melalui kajian yang diberikan kepada Warga Binaan Perempuan, Kamis (19/2). Bertempat di depan kamar blok perempuan, kajian ini dipimpin oleh Ustazah Erni Muliati dari Kementerian Agama Kabupaten Tabalong.
Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan komitmen untuk terus memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada Warga Binaan agar memberikan manfaat selama menjalani masa pembinaan maupun saat nanti kembali kemasyarakat. "Kami terus berupaya memberikan pembinaan yang bernilai positif secara berkelanjutan, khususnya bagi Warga Binaan perempuan, agar mereka kembali ke masyarakat dan keluarga sebagai pribadi yang lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.
Pembinaan tersebut diikuti lima Warga Binaan Perempuan dengan pendampingan dan pengawasan langsung dari petugas. Pembinaan rohani ini diisi dengan tausiah keagamaan tentang kehidupan dan keutamaan Ramadan, pembelajaran membaca Al-Qur'an, serta ditutup dengan doa bersama agar mendapatkan pahala dan keberkahan dari kegiatan yang dilakukan.
Dalam isi tausiahnya, Ustazah Erni menyampaikan tentang keutamaan dalam menjaga salat lima waktu dan melatih sikap agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya. "Melalui Ramadan yang suci ini, mari sama-sama kita lebih mendekatkan diri kepada Allah, mencoba untuk memperbaiki kehidupan dengan menjaga salat lima waktu. Ramadan juga menjadi momentum untuk melatih sikap sabar dan syukur dalam menjalani kehidupan. Semoga kita semua mendapatkan ampunan dan berkah dengan adanya bulan Ramadan ini," harapnya.
Salah satu Warga Binaan yang megikuti kegiatan, Juwita, menjadi lebih tenang dan semangat setelah mengikuti pengajian. "Alhamdulillah, terima kasih kepada petugas Rutan sudah menyediakan kegiatan seperti ini. Terima kasih juga kepada Ustazah Erni yang memberikan bimbingan kepada kami. Sekarang saya merasa lebih tenang dan semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik selama berada di Rutan maupun saat kembali ke keluarga," ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan Warga Binaan perempuan memperdalam nilai keimanan, menumbuhkan kesadaran moral dan memperkuat hubungan spiritual agar siap reintegrasi ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. Melalui kegiatan ini juga, Rutan Tanjung terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan pembinaan yang terbaik demi memberikan semangat baru kepada Warga Binaan agar memperbaiki diri, menjadi individu yang beriman dan produktif setelah nanti bebas, serta berperan positif di lingkungan masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Tanjung
What's Your Reaction?


