Warga Binaan Rutan Rantau Kembangkan UMKM Telur Asin “RuRa”
Rantau, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau kembali laksanakan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui program UMKM pembuatan telur asin “RuRa”, Rabu (25/03). Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan dalam bidang usaha produktif.
Kegiatan tersebut melibatkan Warga Binaan yang berperan sebagai pekerja dalam program pembinaan. Proses pembuatan telur asin dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemilihan telur, pembersihan, pembuatan adonan pengasinan, hingga proses perendaman dan penyimpanan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat pengawasan langsung dari petugas.
Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan Warga Binaan yang mandiri. “Kami ingin memberikan keterampilan praktis yang mudah diterapkan dan memiliki nilai jual sehingga Warga Binaan memiliki peluang usaha setelah bebas,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Aidi Muslim, menambahkan kegiatan ini juga berperan dalam membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab. “Selain keterampilan teknis, Warga Binaan juga dilatih untuk bekerja secara terstruktur, menjaga kualitas produk, dan meningkatkan rasa tanggung jawab dalam setiap proses produksi,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial YGI sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. “Kami merasa senang dan mendapatkan pengalaman baru. Kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai bekal bagi kami untuk membuka usaha setelah bebas,” tuturnya.
Pembinaan kemandirian ini merupakan dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam peningkatan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Program ini diharapkan memberikan bekal keterampilan yang bernilai ekonomis sehingga dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Rantau
What's Your Reaction?


