Warga Binaan Tingkatkan Iman dan Takwa lewat Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhamamd saw.
Banjarbaru, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru gelar pembinaan kerohanian melalui peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. dan Haul Guru Sekumpul, Rabu (14/1). Bertempat di Masjid Al-Ikhlas Lapas Banjarbaru, kegiatan ini sebagai peningkatan keimanan dan ketakwaan Warga Binaan.
Kepala Lapas (Kalapas) Banjarbaru, I Made Supartana, menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya pembinaan berkelanjutan di bidang kerohanian. “Melalui pembinaan kerohanian seperti ini, kami berharap Warga Binaan meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan bekal spiritual yang lebih baik,” harapnya.
Sebelumnya, peringatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan spiritual Warga Binaan. Selanjutnya disampaikan tausiyah keagamaan yang mengangkat hikmah Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. serta keteladanan Guru Sekumpul dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama. Warga Binaan mengikuti kegiatan dengan khidmat, sementara petugas memastikan pengamanan dan pengawasan berjalan baik guna menjaga situasi tetap kondusif.
Tausiah disampaikan oleh Ustaz Mulyadi dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru yang menekankan pentingnya meningkatkan iman dan takwa. “Isra Mikraj mengajarkan kedisiplinan ibadah dan cinta kepada Allah agar Warga Binaan menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Salah seorang Warga Binaan, Rizal, turut menyampaikan kesan positifnya mengikuti kegiatan pembinaan tersebut. “Kegiatan ini menambah pengetahuan agama dan mengingatkan kami untuk lebih memperbaiki diri. Semoga setelah bebas nanti, saya menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” harapnya.
Kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran spiritual Warga Binaan. Lapas Banjarbaru berharap pembinaan kerohanian dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan kepribadian guna membentuk Warga Binaan yang lebih baik dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Peringatan yang sama berlangsung di Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura. Mengusung tema “Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Meneladani Spiritual Isra Mikraj,” kegiatan ini menjadi sarana penguatan mental bagi seluruh Warga Binaan.
Kalapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menyampaikan kegiatan ini diharapkan meningkatkan kualitas iman para Warga Binaan. "Kami ingin momen ini menjadi jalan bagi Warga Binaan untuk makin mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperbaiki kualitas ibadah mereka," harapnya.
Hadir sebagai penceramah, Ustaz Reza Ramadhani dari Kemenag Kabupaten Banjar, memberikan tausiah mengenai hikmah besar di balik perjalanan suci Rasulullah. Ia menuturkan Isra Mikraj adalah pelajaran tentang kesabaran dan keteguhan hati seraya menekankan pentingnya salat sebagai tiang agama yang akan membimbing seseorang menuju perubahan hidup yang lebih positif.
"Penting bagi kita semua untuk bisa meneladani Rasulullah dan bersikap jujur dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud nyata dari iman yang kuat," tutur Ustaz Reza.
Antusiasme terlihat jelas dari para Warga Binaan yang hadir, salah satunya Pahliana. "Saya merasa beruntung bisa hadir. Ceramah yang disampaikan menambah ilmu baru bagi saya. Apa yang Ustaz Reza tuturkan benar-benar memotivasi saya untuk terus berbenah diri," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Martapura terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dan humanis guna mendukung proses perubahan positif bagi Warga Binaan.

Dari Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. digelar di Masjid Baabut Taqwa dalam suasana penuh kekhusyukan dan refleksi diri. Nuansa religius terasa kental, menghadirkan ketenangan sekaligus semangat introspeksi bagi seluruh jamaah.
Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai momentum untuk memperbaiki iman dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. “Marilah kita jadikan sebagai sarana untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt. Kita perbaiki kualitas ibadah, terutama salat sebagai inti dari peristiwa Isra Mikraj, serta memperbanyak amal saleh, keikhlasan, dan ketaatan dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.
Peringatan tersebut diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi dan lantunan syair-syair Islami oleh Warga Binaan, dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi dan tausiah keagamaan sebagai inti peringatan Isra Mikraj oleh Ustaz H. Ahmad Rudyannorr. Ia mengingatkan jamaah tentang kebesaran dan kekuasaan Allah SWT atas seluruh alam semesta.
“Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, tidak ada satu pun yang luput dari kehendak dan kekuasaan-Nya. Allah Maha Besar, tempat bergantung seluruh makhluk yang mengatur alam semesta dengan penuh kebijaksanaan,” tuturnya.
Ustaz Ahmad juga menegaskan pintu ampunan Allah SWT selalu terbuka bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh ingin kembali ke jalan yang benar. “Allah juga Maha Pemaaf dan Maha Pengampun kepada hamba-hamba-Nya. Betapapun banyak kesalahan dan dosa yang telah kita perbuat, pintu ampunan-Nya selalu terbuka bagi siapa saja yang mau bertobat dengan sungguh-sungguh dan kembali ke jalan-Nya,” lanjutnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial AS merasakan ketenangan dan dorongan kuat untuk berubah ke arah yang lebih baik. “Kegiatan ini sangat menyentuh hati. Saya jadi lebih sadar untuk memperbaiki salat dan mendekatkan diri kepada Allah. Semoga ke depan saya menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan,” harapnya.
Melalui peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw., Lapas Banjarmasin terus meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan kepribadian yang humanis dan bermakna, menjaga tradisi keagamaan, menumbuhkan kesadaran spiritual, serta membuka ruang hijrah bagi Warga Binaan menuju kehidupan yang lebih baik.

Peringatan serupa berlangsung di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura. Bertempat di Masjid At-Taubah LPKA Martapura, peringatan ini menjadi momentum penguatan pembinaan rohani dan karakter bagi Anak Binaan dan seluruh jajaran petugas.
Kepala LPKA Martapura, Dwi Hartono, menyampaikan peringatan Isra Mikraj merupakan bagian penting dari program pembinaan kepribadian dan spiritual Anak Binaan. Pembinaan yang efektif tidak hanya menekankan aspek disiplin dan keterampilan, tetapi juga penguatan nilai keagamaan dan moral.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai ketakwaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada Anak Binaan. Pembinaan spiritual menjadi fondasi penting agar mereka mampu berubah ke arah yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang berakhlak,” ungkap Dwi.
Kegiatan keagamaan seperti ini juga bertujuan menciptakan suasana pembinaan yang sejuk, humanis, dan penuh kebersamaan antara petugas dan anak binaan. Hal tersebut sejalan dengan komitmen LPKA Martapura dalam mewujudkan pembinaan yang berorientasi pada perbaikan karakter dan masa depan anak.
Selanjutnya, Ustaz H. Muhammad dalam ceramhanya mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peristiwa Isra Mikraj sebagai titik refleksi diri dalam memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak. Ia menekankan perintah salat yang diterima Nabi Muhammad saw. melalui Isra Mikraj merupakan fondasi utama pembentukan karakter manusia yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah.
“Isra Mikraj bukan hanya peristiwa perjalanan nabi, tetapi perjalanan hati dan iman umat Islam. Salat adalah penghubung langsung antara hamba dengan Allah Swt. Jika salat kita terjaga, Inshaallah, perilaku dan akhlak kita pun akan terjaga,” ujar Ustaz Muhammad seraya memberikan pesan khusus kepada Anak Binaan agar menjadikan masa pembinaan sebagai waktu terbaik untuk introspeksi diri, memperbaiki ibadah, serta menata masa depan dengan penuh harapan dan keimanan.
Peringatan Isra Mikraj berlangsung dengan khidmat dan tertib, diakhiri dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh keluarga besar LPKA Martapura senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarbaru, LPP Martapura, Lapas Banjarmasin, LPKA Martapura
What's Your Reaction?


