Bank Sampah Rutan Depok, Manfaatkan Nilai Ekonomis Sampah

Depok, INFO_PAS – Area publik merupakan area yang tidak terlepas dari keberadaan sampah, begitu juga di Lapas/Rutan sebagai tempat hunian tahanan/narapidana. Trend semakin meningkatnya jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas/Rutan tentunya mengakibatkan pula meningkatnya sampah yang dihasilkan baik organik dan non organik. Mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri, Rutan Kelas IIB Depok terapkan beberapa cara dan program kebersihan untuk menjaga keasrian dan kesehatan Rutan. Diantaranya adalah penempatan tempat sampah di beberapa titik area hunian WBP, di area kantor dan area layanan masyarakat / kunjungan serta di dapur. Pengelompokkan tempat sampah berdasarkan jenisnya untuk memudahkan pembuangannya juga telah dilengkapi. Tidak sampai disitu, Rutan Depok juga bekerja sama dengan Dinas Kebersihan Provinsi (DKP) Kota Depok untuk menyelenggarakan program Bank Sampah. Selain sebagai sarana mewujudkan kebersihan lingkungan, program ini juga bertujuan

Bank Sampah Rutan Depok, Manfaatkan Nilai Ekonomis Sampah
Depok, INFO_PAS – Area publik merupakan area yang tidak terlepas dari keberadaan sampah, begitu juga di Lapas/Rutan sebagai tempat hunian tahanan/narapidana. Trend semakin meningkatnya jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas/Rutan tentunya mengakibatkan pula meningkatnya sampah yang dihasilkan baik organik dan non organik. Mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri, Rutan Kelas IIB Depok terapkan beberapa cara dan program kebersihan untuk menjaga keasrian dan kesehatan Rutan. Diantaranya adalah penempatan tempat sampah di beberapa titik area hunian WBP, di area kantor dan area layanan masyarakat / kunjungan serta di dapur. Pengelompokkan tempat sampah berdasarkan jenisnya untuk memudahkan pembuangannya juga telah dilengkapi. Tidak sampai disitu, Rutan Depok juga bekerja sama dengan Dinas Kebersihan Provinsi (DKP) Kota Depok untuk menyelenggarakan program Bank Sampah. Selain sebagai sarana mewujudkan kebersihan lingkungan, program ini juga bertujuan sebagai kegiatan pembinaan WBP Rutan Depok untuk memberikan wawasan kepada WBP dan masyarakat tentang pentingnya mengelola sampah sesuai dengan jenisnya. Program ini pun secara resmi dimulai dengan melibatkan anggota Kesatuan Pengamanan Rutan Depok, petugas DKP Kota Depok dan tentu juga menyertakan warga binaan, Selasa, (11/10). Di bank sampah itu, dilakukan pemisahan sampah organik dan non organik, pengambilan sampah kemudian ditimbang, selanjutnya sampah tersebut diserahkan ke DKP Kota Depok. Sampah yang berupa bahan non organik,  seperti botol plastik, kaleng, kardus dll ditimbang dan diberikan harga untuk setiap kilogram nya. Sedangkan sampah berupa bahan organik akan dimanfaatkan sebagai pupuk. Kepala Rutan Kelas IIB Depok, Sohibur Rachman mengatakan program bank Sampah ini merupakan Pilot Project di jajaran UPT Pemasyarakatan di wilayah Jawa Barat. “Hal ini akan menjadi contoh pengolahan sampah organik maupun non organik yang bernilai ekonomis bagi institusi kami,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, tiap WBP yang bertugas  akan mendapatkan upah setiap bulan sesuai dengan jumlah timbangan dari sampah yang dihasilkan pada setiap pengambilan sampah oleh DKP Kota Depok. (NH)     Kontributor: Boy  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0