Bapas Amuntai Paparkan Sinergi Pendampingan ABH, Dorong HSU Menuju KLA
Amuntai, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Amuntai paparkan strategi pendampingan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) dalam Rapat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) pada kegiatan Evaluasi Mandiri KLA Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kamis (16/4). Forum ini dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak secara komprehensif.
Dalam forum tersebut, Bapas Amuntai memaparkan strategi “jemput bola” yang selama ini diterapkan dalam pendampingan ABH. Pendekatan ini dinilai efektif karena Pembimbing Kemasyarakatan (PK) tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif turun langsung ke lapangan untuk memastikan anak mendapatkan pendampingan, pembinaan, serta perlindungan yang optimal.
Kepala Subseksi Bimbingan Klien Anak (BKA) Bapas Amuntai, Naily Wardani, menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan ABH. “Kami terus mengedepankan pola jemput bola dalam setiap pendampingan ABH. Dengan kolaborasi yang kuat bersama pemangku kepentingan terkait, kami dapat memastikan setiap anak memperoleh haknya, baik dalam proses hukum maupun pembinaan sosialnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hermani Johan, mengapresiasi peran aktif Bapas Amuntai dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak. “Sinergi yang terbangun antara Bapas dan seluruh anggota gugus tugas sangat penting dalam menciptakan sistem perlindungan anak yang terpadu. Pendekatan proaktif seperti yang dilakukan Bapas menjadi contoh nyata praktik baik di daerah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan evaluasi mandiri ini, seluruh anggota gugus tugas melakukan pemetaan capaian indikator KLA serta mengidentifikasi tantangan yang masih dihadapi. Diskusi berlangsung konstruktif dengan fokus pada penguatan kebijakan, koordinasi program, serta optimalisasi layanan bagi anak, khususnya perlindungan khusus terhadap ABH.
Adapun capaian dari kegiatan ini meliputi meningkatnya kesepahaman dan komitmen bersama antarinstansi dalam mendukung Kabupaten Layak Anak, tersusunnya langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendampingan ABH, serta diperkuatnya sinergi antara Bapas Amuntai dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak secara berkelanjutan.
Bapas Amuntai berada di garda terdepan dalam pendampingan ABH sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Amuntai
What's Your Reaction?


