Buka Pintu untuk Media, Lapas Pemuda Madiun Tunjukkan Transformasi dari Zero Halinar hingga Ketahanan Pangan
Madiun, INFO_PAS – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun dalam mewujudkan tata kelola Pemasyarakatan yang transparan dan akuntabel kembali ditunjukkan bersama insan media. Pada Kamis (16/7), Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengundang sejumlah jurnalis dari berbagai media, di antaranya Detik, RCTI, JTV, Garuda TV, Cakrawala, Kompas TV, Metro TV, dan Lentera untuk melihat secara langsung berbagai perubahan, inovasi, serta program pembinaan yang selama ini dijalankan.
Kunjungan diawali dengan meninjau kawasan ketahanan pangan yang terus dikembangkan sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Para jurnalis melihat secara langsung peternakan 1.000 ekor ayam petelur yang baru mulai beroperasi, peternakan kambing, serta berbagai lahan produktif yang dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Rombongan kemudian diajak menuju kawasan rekreasi Warga Binaan Sendang Klangenan yang menjadi salah satu ruang pembinaan sekaligus sarana aktivitas positif bagi Warga Binaan. Selanjutnya, para awak media mengunjungi blok hunian dan menyaksikan secara langsung lomba stand-up comedy menyambut Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi pembinaan kepribadian sekaligus wadah bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kreativitas, rasa percaya diri, dan kemampuan berkomunikasi.
Tidak hanya itu, para jurnalis juga berkesempatan melihat berbagai fasilitas pelayanan yang tersedia bagi Warga Binaan, mulai dari kantin hingga Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) yang telah tersedia di setiap blok hunian. Di kantin, para awak media melihat langsung daftar harga kebutuhan sehari-hari yang dijual dengan harga setara dengan harga di luar lapas sebagai transparansi pelayanan. Mereka juga berdialog langsung dengan sejumlah Warga Binaan mengenai pelayanan yang diterima, termasuk kemudahan berkomunikasi dengan keluarga melalui fasilitas Wartelsuspas.
Rudi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada publik sekaligus upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan. "Kami sengaja membuka ruang seluas-luasnya kepada rekan-rekan media untuk melihat langsung kondisi di Lapas Pemuda Madiun. Apa yang kami lakukan tidak hanya ingin diketahui melalui cerita, tetapi dapat disaksikan sendiri bagaimana perubahan yang telah kami bangun," ujarnya.
Menurutnya, berbagai pembenahan terus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari komitmen mewujudkan zero handphone, pungutan liar, dan narkoba, penguatan program ketahanan pangan, hingga peningkatan kualitas pembinaan agar Warga Binaan memiliki keterampilan, produktivitas, dan bekal yang bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat. "Kami berharap media massa menjadi corong informasi bagi masyarakat. Sampaikan apa yang dilihat secara objektif bahwa Lapas Pemuda Madiun terbuka terhadap media, terus berbenah berkomitmen menghadirkan Pemasyarakatan yang lebih baik, humanis, produktif, serta bermanfaat bagi Warga Binaan maupun masyarakat," pinta Rudi,
Salah seorang jurnalis, Ayu, mengapresiasi keterbukaan yang ditunjukkan Lapas Pemuda Madiun kepada insan pers. Menurutnya, kesempatan untuk melihat langsung kondisi di Lapas memberikan gambaran yang utuh mengenai berbagai perubahan yang telah dilakukan.
"Selama ini masyarakat mungkin hanya melihat Lapas dari luar. Hari ini kami bisa melihat langsung bagaimana pembinaan dijalankan, mulai dari program ketahanan pangan, pelayanan bagi Warga Binaan, hingga berbagai kegiatan positif yang berlangsung di Lapas. Keterbukaan seperti ini sangat membantu kami menyampaikan informasi yang objektif dan berimbang kepada masyarakat karena kami menyaksikan sendiri transformasi yang sedang dibangun Lapas Pemuda Madiun," puji Ayu.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Kela Madiun menegaskan komitmennya untuk terus membangun Pemasyarakatan yang terbuka, humanis, produktif, dan akuntabel. Sinergi yang terjalin dengan insan pers diharapkan makin memperkuat penyebarluasan informasi mengenai berbagai inovasi, program pembinaan, komitmen mewujudkan zero halinar, dan pengembangan ketahanan pangan sehingga masyarakat melihat langsung transformasi positif yang terus dilakukan di Lapas Pemuda Madiun. (IR)
Kontributor: Lapas Pemuda Madiun
What's Your Reaction?


