Lapas Piru Intensifkan Budidaya Tomat dan Kangkung demi Panen Berkualitas
Piru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru intensifkan budidaya tanaman tomat dan kangkung di area pertanian sebagai program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Selain jaga produktivitas lahan, kegiatan tersebut jadi media pembelajaran bagi Warga Binaan untuk menguasai dasar-dasar budidaya tanaman yang dapat diterapkan setelah kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, mengatakan pembinaan di sektor pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga membentuk karakter Warga Binaan melalui proses kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.
"Pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian bukan hanya bertujuan menghasilkan panen yang baik, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan Warga Binaan. Program ini sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian dan dukungan terhadap ketahanan pangan," ujar Hery, Kamis (16/7).
Sementara itu, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, mengatakan keberhasilan budidaya sangat ditentukan oleh konsistensi perawatan sejak awal penanaman hingga masa panen. Karena itu, petugas dampingi Warga Binaan dalam setiap tahapan pemeliharaan agar tanaman dapat tumbuh secara optimal.
"Kami membimbing Warga Binaan agar memahami teknik perawatan tanaman yang benar, mulai dari pemberian pupuk, penyiraman, hingga pembersihan gulma. Dengan demikian, mereka tidak hanya mampu menghasilkan panen yang optimal, tetapi juga memiliki keterampilan pertanian yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat," jelas Ode.
Salah seorang Warga Binaan, B, mengaku memperoleh pengalaman baru selama ikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, proses merawat tanaman mengajarkan pentingnya kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab.
"Saya belajar bahwa merawat tanaman membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab. Keterampilan ini menjadi bekal yang sangat berharga dan memberi saya keyakinan untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," ungkapnya.
Program pertanian di Lapas Piru akan terus dikembangkan sebagai sarana pembinaan kemandirian sekaligus memberi pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan setelah menyelesaikan masa pidana. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Piru
What's Your Reaction?


