Dari Pisang Jadi Camilan, Warga Binaan Lapas Kotabaru Belajar Buat Keripik Piscok
Kotabaru, INFO_PAS – Kreativitas Warga Binaan terus tumbuh melalui berbagai pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan keripik piscok yang mengajarkan Warga Binaan mengolah bahan pangan menjadi camilan yang menarik dan memiliki nilai tambah.
Dalam prosesnya, Warga Binaan mempersiapkan bahan yang diperlukan sebelum mulai mengolah pisang dan coklat. Tahapan dilakukan secara teratur dengan memperhatikan ukuran bahan dan proses penggorengan agar keripik dapat menghasilkan tekstur yang renyah.
Pembuatan keripik piscok juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan dasar-dasar pengolahan produk makanan. Warga Binaan belajar bahwa sebuah produk membutuhkan proses yang rapi, bersih, dan konsisten agar menghasilkan kualitas yang baik.
Pembina Kemandirian, Aprilita Dwi Imasari, menyampaikan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk memberikan pengalaman keterampilan kepada Warga Binaan. Ia menambahkan kegiatan pembinaan kemandirian diharapkan menumbuhkan kepercayaan diri Warga Binaan untuk menghasilkan karya. Keterampilan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan terus diasah dan dikembangkan menjadi peluang produktif.
“Pembuatan keripik piscok ini sederhana, tetapi banyak hal yang bisa dipelajari. Warga Binaan belajar mulai dari menyiapkan bahan, mengolahnya, hingga menjaga kebersihan dan kualitas hasil akhir,” tutur Aprilita, Kamis (8/10).
Salah satu Warga Binaan berinisial A mengatakan pembuatan pisang coklat merupakan salah satu kegiatan yang disenangi dan menjadi wadah untuk belajar. “Sangat senang bisa belajar mengolah cemilan enak ini. Selain belajar, di sini kami juga belajar tentang kerja sama antarsesama dalam pembuatan kripik pisang coklat,“ ungkapnya.
Lapas Kotabaru terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang mendorong kreativitas, keterampilan, dan kemandirian Warga Binaan. Dengan adanya kegiatan tersebut, Warga Binaan tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga belajar menghasilkan produk melalui proses terarah. (IR)
Kontributor: Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


