Perkuat Pembinaan Keagamaan, Lapas Bandanaira Teken PKS dengan KUA Banda dan GPM Naira
Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira tanda tangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banda dan Gereja Protestan Maluku (GPM) Naira Klasik Pulau-Pulau Banda terkait pembinaan mental dan spiritual Warga Binaan, Kamis (8/10).
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, bersama Kepala KUA Kecamatan Banda, Ridwan Wailusy, dan Ketua Jemaat GPM Naira Klasik Pulau-Pulau Banda, Pdt. Juliet Noya, di Aula Lapas Bandanaira. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat struktural Lapas Bandanaira, Penyuluh Agama KUA Banda, petugas Subseksi Pembinaan, serta peserta magang yang terlibat dalam bidang pembinaan kepribadian.
Abdul Samad Rumuar mengatakan kerja sama dengan KUA Banda dan GPM Naira merupakan langkah untuk mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan bagi Warga Binaan.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap pelaksanaan kegiatan pembinaan dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan berkelanjutan. Sinergi ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan kegiatan pembinaan yang positif dan bermanfaat bagi Warga Binaan,” ujar Samad.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut akan didukung dengan koordinasi dan komunikasi antara Lapas, KUA, dan GPM sehingga berbagai kegiatan pembinaan dapat terlaksana sesuai dengan peran dan kesepakatan bersama.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Banda, Ridwan Wailusy, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Ia menegaskan kesiapan pihaknya untuk memberikan penguatan dan pendampingan keagamaan secara berkelanjutan bagi Warga Binaan di Lapas Bandanaira.
“Kami akan selalu mendukung dan siap memberikan penguatan serta pendampingan agar Warga Binaan terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan membangun kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ucap Ridwan.
Senada, Ketua Jemaat GPM Naira Klasik Pulau-Pulau Banda, Pdt. Juliet Noya, menyambut baik kerja sama yang terjalin bersama Lapas Bandanaira. Menurutnya, kerja sama lintas lembaga tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam mendukung proses pembinaan dan perubahan positif bagi Warga Binaan.
“Kerja sama ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk mendukung proses pembinaan dan perubahan positif bagi Warga Binaan. Kami berharap sinergi ini memberikan manfaat bagi mereka,” ujarnya.
Melalui PKS tersebut, Lapas Bandanaira bersama KUA Kecamatan Banda dan GPM Naira akan memperkuat pembinaan mental dan spiritual secara terarah dan berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan membantu Warga Binaan tingkatkan kualitas diri, perkuat nilai-nilai keagamaan, serta miliki bekal positif untuk menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat. (afn)\
Kontributor: Humas Lapas Bandanaira
What's Your Reaction?


