Dari Sisa Sayuran Jadi Pakan, Warga Binaan Lapas Banjarmasin Kembangkan Budidaya Maggot

Dari Sisa Sayuran Jadi Pakan, Warga Binaan Lapas Banjarmasin Kembangkan Budidaya Maggot

Banjarmasin, INFO_PAS – Sisa sayuran dari dapur Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin tidak dibiarkan menjadi limbah begitu saja. Bahan organik tersebut dimanfaatkan sebagai pakan dalam budidaya maggot yang dikelola Warga Binaan sebagai pembinaan kemandirian.

Sisa sayuran yang berasal dari dapur Lapas terlebih dahulu dipilah dan dipotong menjadi bagian-bagian kecil. Setelah itu, potongan sayuran diberikan sebagai pakan pada media budidaya maggot. Proses tersebut dilakukan Warga Binaan dengan didampingi petugas kegiatan kerja (giatja), Muttaqin Akbar, yang mengawasi sekaligus memberikan arahan selama kegiatan berlangsung, Kamis (8/10).

“Limbah sayuran dari dapur kami manfaatkan sebagai pakan maggot. Sebelum diberikan, sayuran dipotong kecil terlebih dahulu agar lebih mudah dimanfaatkan dalam proses budidaya. Warga Binaan kami dampingi mulai dari persiapan hingga pemberian pakan,” ujar Muttaqin.

Kepala Seksi Giatja, Paras Etika, membenarkan pemanfaatan limbah organik melalui budidaya maggot menjadi pembinaan yang mendorong Warga Binaan untuk melihat peluang dari bahan yang tersedia di lingkungan Lapas. “Warga Binaan belajar mengolah limbah organik menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna. Selain menambah keterampilan, kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan menjadi bekal keterampilan ketika mereka kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Budidaya maggot juga mendukung pengelolaan lingkungan di Lapas Banjarmasin dengan mengurangi sisa sayuran dari dapur. Hasil budidaya selanjutnya dimanfaatkan sebagai pakan alternatif untuk mendukung kegiatan budidaya lainnya di lingkungan Sarana Asimilasi dan Edukasi.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan pengembangan pembinaan kemandirian terus diarahkan agar memberikan keterampilan sekaligus manfaat nyata bagi lingkungan Lapas “Kami terus mendorong pembinaan kemandirian yang tidak hanya memberikan keterampilan kepada Warga Binaan, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi lingkungan Lapas. Pemanfaatan sisa sayuran untuk budidaya maggot merupakan salah satu bentuk inovasi sederhana yang dapat dikembangkan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui pembinaan berbasis praktik, Lapas Banjarmasin terus mendorong Warga Binaan untuk produktif, terampil, dan mampu mengoptimalkan potensi di lingkungan Lapas. Dari sisa sayuran, lahir siklus baru yang memberi manfaat sekaligus menjadi proses pembinaan menuju kemandirian. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0