Dorong Produktivitas, Warga Binaan Lapas Ambon Hasilkan Karya Furnitur Bergaya Modern

Dorong Produktivitas, Warga Binaan Lapas Ambon Hasilkan Karya Furnitur Bergaya Modern

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon dorong produktivitas Warga Binaan melalui karya furnitur berupa meja minimalis bergaya modern. Proses produksi dimulai dari pemilihan kayu olahan yang dipotong sesuai desain, dilanjutkan dengan perakitan rangka secara presisi agar kokoh dan simetris. Tahap akhir adalah pemasangan High Pressure Laminate yang membuat permukaan meja tampak elegan, tahan lama, sekaligus mudah dibersihkan.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Zulkipli Salampessy, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bekal keterampilan. "Melalui pembinaan ini, Warga Binaan dilatih agar memiliki kemampuan kerja yang bisa dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat," jelas, Selasa (7/7).

Seorang Warga Binaan berinisial F mengungkapkan rasa bangganya bisa menghasilkan sebuah meja yang terlihat kokoh dan minimalis. "Pengalaman membuat meja ini memberi saya kepercayaan diri karena hasilnya bisa dipakai dan dijual," ucapnya.

Produk meja minimalis tersebut juga mendapat apresiasi dari pembeli, Ejon. "Saya melihat hasil karya ini tidak kalah dengan produk buatan pabrik. Meja yang dihasilkan rapi dan kuat," pujinya.

Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menegaskan pembinaan harus diwujudkan dalam bentuk nyata. "Kami berkomitmen memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk produktif. Hasil karya ini membuktikan pembinaan menghasilkan manfaat nyata," tegasnya.

Kegiatan ini menjadi program pembinaan kemandirian yang mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sebagai bentuk penghargaan, hasil penjualan meja disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak, sementara Warga Binaan yang terlibat memperoleh premi sesuai ketentuan. Skema ini menjadi wujud nyata penghargaan atas produktivitas mereka.

Pembuatan meja minimalis di Lapas Ambon bukan hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga menjadi simbol nyata keberhasilan pembinaan kemandirian. Melalui keterampilan kerja, Warga Binaan memperoleh bekal untuk kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri dan produktif. Dukungan dari petugas dan apresiasi masyarakat menunjukkan pembinaan yang dijalankan tidak berhenti pada teori, melainkan benar‑benar melahirkan karya bermanfaat bagi negara dan lingkungan sekitar. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0