Dukung Pemasaran UMKM, Lapas Kotabaru Serahkan Kain Sasirangan ke DEKRANASDA
Kotabaru, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru serahkan produk unggulan berupa kain sasirangan hasil karya tangan Warga Binaan kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kabupaten Kotabaru, Kamis (29/1). Penyerahan ini dilakukan dalam mendukung pemasaran dan promosi produk UMKM hasil produksi Warga Binaan agar dikenal lebih luas oleh masyarakat.
Kain sasirangan yang diserahkan merupakan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan yang dikerjakan secara manual dengan memperhatikan kualitas motif, warna, dan kerapian hasil produksi. Produk tersebut diharapkan dipasarkan maupun dipamerkan melalui DEKRANASDA Kabupaten Kotabaru sebagai representasi karya kreatif Warga Binaan.
Penyerahan produk unggulan ini dilaksanakan oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Mawardi, bersama Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Suradi Hermanto, beserta jajaran. Kegiatan tersebut menjadi sinergi antara Lapas Kotabaru dan DEKRANASDA dalam mendukung pengembangan produk kerajinan lokal.
Mawardi menyampaikan penyerahan kain sasirangan ini merupakan strategi untuk memperluas akses pemasaran produk hasil pembinaan. “Melalui dukungan DEKRANASDA, kami berharap produk Warga Binaan menjangkau pasar yang lebih luas dan memiliki nilai jual yang semakin meningkat,” harapnya.
Perwakilan DEKRANASDA Kabupaten Kotabaru, Nurul Aulia Rosani, menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas produk tersebut. “Kain sasirangan hasil karya Warga Binaan Lapas Kotabaru memiliki keistimewaan pada detail pengerjaan dan kualitas warna. Ini menunjukkan pembinaannya berjalan dengan sangat baik,” pujinya.
Terpisah, Kepala Lapas Kotabaru Doni Handriansyah, menyampaikan kain sasirangan ini merupakan hasil pembinaan yang berkelanjutan. “Kami mendorong agar karya Warga Binaan bersaing di pasaran sekaligus menjadi bekal keterampilan ketika mereka kembali ke masyarakat,” terangnya.
Melalui penyerahan produk unggulan ini, Lapas Kotabaru mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian dan pengembangan UMKM Warga Binaan agar lebih produktif, berdaya saing, dan bernilai ekonomi. (IR)
Kontributor: Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


