Gandeng Disperindag, Lapas Muara Enim Optimalkan Pembinaan WBP

Gandeng Disperindag, Lapas Muara Enim Optimalkan Pembinaan WBP

Muara Enim, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim menyepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Muara Enim dalam rangka optimalisasi pelayanan perawatan dan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (10/3). Pada saat yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Selatan juga menandatangani nota kesepahaman dengan Bupati Muara Enim tentang optimalisasi pelayanan perawatan dan pembinaan WBP Lapas Muara Enim.

Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat, menuturkan lapas yang dipimpinnya seyogyanya diisi 486 orang, namun terisi 1.234 penghuni. Dengan kondisi overcrowded, untuk optimalnya pembinaan di Lapas Muara, dukungan dari dinas-dinas lain, khususnya Pemerintah Kabupaten Muara Enim, sangat dibutuhkan.

“Untuk dapat menciptakan lapas yang bersih, rapi, indah, enak dipandang, serta produktif, wujud implementasi tersebut salah satunya membuat Balai Latihan Produktif (BLP) agar WBP dapat mengasah keterampilan dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki sehingga dapat menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) produktif,” tuturnya.

Hidayat menambahkan saat ini Lapas Muara Enim sedang berjuang dan berusaha untuk mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) setelah sebelumnya telah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). “Banyak inovasi yang telah kami lakukan, seperti pendaftaran kunjungan online berbasis Sistem Database Pemasyarakatan, layanan kunjungan online berupa video call, ruang konsultasi layanan yang respon cepat reaksi tepat untuk mengelola aduan masyarakat, adanya pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular, program gerebek kamar, dan masih banyak lagi,” terangnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Sumatera Selatan, Ajub Suratman, menuturkan sinergi yang terjalin ini sangatlah baik. WBP di Lapas Muara Enim juga bagian dari masyarakat Kabupaten Muara Enim. “Apabila proses pembinaannya berhasil, WBP yang akan bebas dapat menjadi SDM produktif dan hal itu akan berimplikasi dalam menopang program pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Enim, baik dari segi ekonomi, hukum, maupun sosial budaya,” ujarnya.

Ia menambahkan di Sumatera Selatan ada tiga instansi yang telah menyandang predikat WBK, yakni Lapas Muara Enim, Kantor Imigrasi (Kanim) Muara Enim, serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak Palembang. “Mudah mudahan Lapas Muara Enim dan Kanim Muara Enim dapat menyandang predikat WBBM tahun 2020 ini,” harap Ajub.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Bupati Muara Enim, H. Juarsah, mengatakan Pemerintah Kabupaten Muara Enim mendukung sepenuhnya peningkatan SDM di Lapas Muara Enim. “Latihan yang diberikan merupakan keterampilan kerja berbasis masyarakat untuk memberikan ruang kepada para pencari kerja serta mempersiapkan manusia yang terampil memiliki jati diri yang siap menjadi manusia mandiri dan membuka peluang usaha bagi masyarakat lainnya di masa yang akan datang,” ungkap Juarsah.

Selain penandatanganan PKS, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari Disperindag Kabupaten Muara Enim kepada Lapas Muara Enim berupa mesin jahit, wisuda santri pesantren Madrasah Diniyah Takmiliyah Al Istiqomah Lapas Muara Enim, serta peresmian BLP Lapas Muara Enim. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kepolisian Resor Muara Enim, Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Muara Enim, perwakilan Komandan Daerah Militer 0404 Muara Enim, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta rekan-rekan media.

 

 

Kontributor: Lapas Muara Enim

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0