Kebun Pembinaan Berbuah Hasil, Warga Binaan Lapas Batulicin Petik 13 Kg Kacang Panjang

Kebun Pembinaan Berbuah Hasil, Warga Binaan Lapas Batulicin Petik 13 Kg Kacang Panjang

Batulicin, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali memetik hasil dari pembinaan kemandirian melalui panen 13 kilogram kacang panjang, Rabu (26/8). Panen yang berlangsung di area Sarana Asimilasi dan Edukasi Kebun Lapas Batulicin tersebut menjadi hasil nyata dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh Warga Binaan.

Proses budidaya dilakukan Warga Binaan sejak tahap awal penanaman hingga masa panen. Setiap tahapan dikerjakan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kebutuhan tanaman hingga menghasilkan kacang panjang yang siap dipanen. Keterlibatan Warga Binaan dalam proses tersebut sekaligus menjadi pengalaman praktis dalam mengelola kegiatan pertanian secara bertanggung jawab.

Sebanyak 13 kilogram kacang panjang yang berhasil dipanen selanjutnya didistribusikan seluruhnya ke Dapur Sehat Lapas Batulicin. Hasil tersebut dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan konsumsi makanan Warga Binaan sekaligus menunjukkan hasil pembinaan dapat memberikan manfaat langsung bagi penyelenggaraan kehidupan di dalam Lapas.

Petugas Lapas Batulicin, Mujaini, mengatakan hasil tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa pembinaan kemandirian di bidang pertanian berjalan melalui tahapan yang terarah dan memberikan hasil nyata. “Panen ini merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai sejak penanaman, perawatan, penyiraman hingga tanaman siap dipetik. Ketika hasilnya dapat dipanen dan dimanfaatkan untuk kebutuhan Dapur Sehat, hal tersebut menunjukkan proses pembinaan yang dijalankan Warga Binaan memberikan hasil yang nyata,” ujarnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial M senang melihat hasil tanaman yang dirawat bersama dapat dipanen dan dimanfaatkan untuk kebutuhan Lapas. Ia menilai keterlibatan dalam kegiatan kebun memberikan pengalaman sekaligus kesempatan untuk memberikan kontribusi melalui hasil kerja selama mengikuti pembinaan.

“Kami senang melihat kacang panjang yang dirawat sejak awal akhirnya bisa dipanen sebanyak 13 kilogram. Rasanya lebih berarti karena hasil yang kami kerjakan bersama dimanfaatkan untuk kebutuhan makanan Warga Binaan di Lapas,” ungkap M.

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, memberikan dukungan terhadap keberlanjutan pembinaan pertanian sebagai bagian dari pengembangan kegiatan produktif Warga Binaan. Ia menegaskan Lapas Batulicin berkomitmen memperkuat pembinaan yang tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata sekaligus mendukung ketahanan pangan.

“Kami akan terus mendorong pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan, termasuk melalui sektor pertanian. Hasil panen yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan Dapur Sehat menjadi bukti bahwa pembinaan mampu memberikan nilai tambah sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pelaksanaan aksi strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tahun 2026,” tegas Thoha.

Panen 13 kilogram kacang panjang menjadi salah satu capaian pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan Lapas Batulicin. Melalui pengelolaan kebun yang berkelanjutan, kegiatan pertanian diharapkan makin produktif sekaligus memperkuat keterampilan Warga Binaan dan mendukung kebutuhan pangan di lingkungan Lapas. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0