Kembangkan Budidaya Ikan Nila, Lapas Ambon Dorong Kemandirian Warga Binaan

Kembangkan Budidaya Ikan Nila, Lapas Ambon Dorong Kemandirian Warga Binaan

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon bekali kemandirian Warga Binaan melalui program budidaya ikan nila yang dikelola langsung oleh mereka. Program yang berjalan sejak Kamis (11/12) ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan internal Lapas, tetapi juga menjadi sarana pelatihan keterampilan bernilai ekonomi bagi Warga Binaan jelang reintegrasi.

Budidaya dilakukan pada lahan terbatas di dalam Lapas menggunakan kolam persegi panjang berisi 100 ekor ikan nila, dengan sistem konvensional berfiltrasi air mengalir. Metode ini dipilih karena efisien dalam penggunaan air dan sesuai dengan kondisi Lapas Ambon. Pengelolaan dilakukan secara bergiliran oleh kelompok tani Warga Binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan mulai dari persiapan bibit, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, hingga pemanenan ditangani langsung oleh Warga Binaan dengan pendampingan teknis dari petugas. Pola ini menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan kebanggaan atas hasil kerja mereka.

Kepala Lapas Ambon, Hendra Budiman, menegaskan bahwa program tersebut menjadi bagian dari pembinaan berorientasi masa depan. “Program ini merupakan bagian dari pendekatan pembinaan restoratif. Kami ingin Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan siap bersaing,” ujarnya.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Ambon, Nober Hasanda, menambahkan bahwa program ini memberi manfaat nyata bagi pembekalan keterampilan. “Budidaya ikan nila ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat efektif. Warga Binaan tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung sehingga mereka memiliki keterampilan nyata yang bisa digunakan setelah bebas nanti,” tutupnya.

Ke depan, Seksi Kegiatan Kerja berencana mengembangkan usaha ini dengan menambah jumlah kolam, melakukan diversifikasi jenis ikan, dan memberikan pelatihan pengolahan hasil perikanan. Jika produksi meningkat, hasil panen juga berpotensi dipasarkan untuk mendukung kegiatan kemandirian sekaligus menambah insentif bagi Warga Binaan.

Program budidaya ikan nila ini menunjukkan bahwa pembinaan di balik jeruji dapat berjalan berdampingan dengan penciptaan nilai ekonomi. Di tengah keterbatasan, Lapas Ambon berhasil membuka ruang bagi Warga Binaan untuk belajar, berkarya, dan menata masa depan yang lebih cerah. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Ambon

 

What's Your Reaction?

like
2
dislike
0
love
3
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0