Ketahanan Pangan Perkotaan, Bapas Tanjungpandan Optimalkan Rumah Hidroponik

Ketahanan Pangan Perkotaan, Bapas Tanjungpandan Optimalkan Rumah Hidroponik

Belitung, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus perkuat perannya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui pemanfaatan lahan terbatas di lingkungan perkotaan. Komitmen tersebut diwujudkan lewat kegiatan ketahanan pangan di Rumah Hidroponik Bapas Tanjungpandan, Selasa (6/1), yang melibatkan Klien Pemasyarakatan dan peserta magang dalam praktik pertanian produktif.

Melalui konsep pertanian lahan sempit, Bapas Tanjungpandan mengembangkan budidaya sawi jenis pakcoy secara hidroponik, sekaligus mengoptimalkan lahan terbuka yang sebelumnya tidak produktif menjadi area tanam kangkung dan singkong. Hasil awal dari pengelolaan tersebut mulai menunjukkan perkembangan yang positif.

Kepala Bapas Tanjungpandan, Muhamad Irfani, menegaskan bahwa keterbatasan lahan justru menjadi pemicu lahirnya inovasi pembinaan yang adaptif dan berdampak.

“Bapas Tanjungpandan memiliki keterbatasan lahan, namun kami tidak melepaskan diri dari tanggung jawab mendukung ketahanan pangan. Dari keterbatasan itulah kami membangun inovasi pertanian yang tetap produktif. Ini merupakan wujud nyata peran Bapas, tidak hanya dalam pembimbingan Klien, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Irfani.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan Misi Kemenimipas PRIMA serta semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat, di mana setiap program pembinaan harus menghadirkan nilai tambah, pembelajaran, dan dampak sosial yang nyata.

Keterlibatan Klien Pemasyarakatan dalam kegiatan ini turut menjadi sarana pembinaan sosial dan penguatan kepercayaan diri. Salah satu Klien perempuan inisial SNT mengaku bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan yang bersifat produktif dan kolaboratif.

“Saya bersyukur bisa ikut kegiatan ini. Selain belajar hal baru, saya merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk terus memperbaiki diri,” ungkapnya.

Selain Klien Pemasyarakatan, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi peserta magang yang turut mendampingi proses pelaksanaan. Salah satu peserta magang, Heren Putri Narindra, mengaku memperoleh pengalaman berharga dari keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan ini, saya tidak hanya belajar tentang hidroponik dan pertanian sederhana, tetapi juga belajar berinteraksi dan bekerja sama dalam kegiatan pembinaan. Pengalaman ini membuka sudut pandang saya tentang peran Bapas dalam pembangunan sosial,” ungkap Heren.

Melalui kegiatan ketahanan pangan perkotaan ini, Bapas Tanjungpandan berupaya menghadirkan pembinaan yang adaptif, produktif, dan berorientasi pada kemandirian Klien Pemasyarakatan, sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional dari ruang yang terbatas. (afn)

 

Kontributor: Humas Bapas Tanjungpandan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0