Lapas Banjarmasin Distribusikan 150 Telur Hasil Budidaya Warga Binaan ke Koperasi Lapas

Lapas Banjarmasin Distribusikan 150 Telur Hasil Budidaya Warga Binaan ke Koperasi Lapas

Banjarmasin, INFO_PAS – Hasil pembinaan kemandirian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin di bidang peternakan kembali membuahkan hasil. Sebanyak 150 butir telur hasil budidaya ayam petelur semi umbaran yang dikelola Warga Binaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1 Lapas Banjarmasin dipasarkan ke Koperasi Lapas, Kamis (2/7).

Pemasaran hasil produksi tersebut merupakan optimalisasi pemanfaatan produk hasil pembinaan sekaligus mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di lingkungan Lapas. Telur yang dipasarkan berasal dari budidaya ayam petelur yang dirawat secara rutin oleh Warga Binaan dengam pendampingan petugas.

Selain menghasilkan produk bernilai ekonomis, budidaya ayam petelur juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan untuk meningkatkan keterampilan di bidang peternakan. Melalui keterlibatan langsung dalam proses pemeliharaan hingga panen, Warga Binaan dibekali pengalaman, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja sebagai bekal setelah menyelesaikan pembinaan.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, menjelaskan pemasaran hasil produksi menjadi salah satu indikator keberhasilan program pembinaan kemandirian. "Warga Binaan tidak hanya belajar beternak, tetapi juga memahami bagaimana hasil produksi dapat memberikan nilai tambah dan dimanfaatkan secara berkelanjutan," ujarnya.

Pengelola Koperasi Lapas Banjarmasin, Inas, mengatakan hasil budidaya tersebut dipasarkan melalui koperasi sebagai pemanfaatan produk hasil pembinaan Warga Binaan. Kami berharap penyaluran hasil produksi ini terus berjalan sehingga mendukung keberlanjutan program budidaya ayam petelur di Lapas," harapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan setiap hasil pembinaan harus memberikan manfaat yang nyata. "Kami terus mendorong agar hasil pembinaan kemandirian memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Pemasaran hasil budidaya ke koperasi menjadi salah satu wujud bahwa program pembinaan berjalan produktif dan berkelanjutan," ujarnya.

Melalui pengembangan SAE, Lapas Banjarmasin terus perkuat pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan keterampilan Warga Binaan sekaligus menghasilkan produk bermanfaat, bernilai ekonomis, dan mendukung program ketahanan pangan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0