Lapas Banjarmasin Gelar VCT HIV dan Sifilis Perkuat Deteksi Dini Penyakit Menular

Lapas Banjarmasin Gelar VCT HIV dan Sifilis Perkuat Deteksi Dini Penyakit Menular

Banjarmasin, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin gelar kegiatan Voluntary Counseling and Testing (VCT) HIV dan sifilis bagi Warga Binaan sebagai langkah deteksi dini penyakit menular sekaligus bentuk pemenuhan hak layanan kesehatan di lingkungan Pemasyarakatan, Sabtu (9/5).

Kegiatan yang berlangsung di Klinik Lapas Banjarmasin tersebut diikuti 98 Warga Binaan secara tertib dan bergiliran. Pemeriksaan meliputi konseling kesehatan, skrining HIV, serta pemeriksaan sifilis guna memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau dengan baik.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa kesehatan Warga Binaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan di dalam Lapas. Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan hunian yang padat.

“Pelaksanaan VCT ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan Warga Binaan. Deteksi dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terukur. Kami ingin memastikan seluruh Warga Binaan mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak,” ujar Akhmad Herriansyah.

Dokter Klinik Lapas Banjarmasin, dr. Yayuk Ruwaidah, menjelaskan bahwa pelaksanaan VCT bertujuan mengetahui kondisi kesehatan Warga Binaan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat apabila ditemukan indikasi penyakit menular.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau. Pemeriksaan dilakukan secara sukarela, rahasia, dan disertai edukasi kesehatan agar Warga Binaan lebih memahami pentingnya pencegahan penyakit menular,” jelas dr. Yayuk Ruwaidah.

Salah seorang Warga Binaan, ZA, mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut.

“Kami merasa diperhatikan dengan adanya pemeriksaan seperti ini. Petugas juga memberikan penjelasan yang baik sehingga kami lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit menular,” ungkap ZA.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Azhar; Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, Gilang Wisnuwardhana; Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Muhammad Ansyari; serta petugas kesehatan Klinik Lapas Banjarmasin.

Dalam arahannya, Azhar menyampaikan apresiasi kepada jajaran Lapas Banjarmasin yang terus aktif memberikan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan.

“Kesehatan Warga Binaan harus dijaga sehingga deteksi dini seperti ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Azhar. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0