Lapas Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan lewat Pembinaan CNC Craft

Lapas Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan lewat Pembinaan CNC Craft

Jakarta, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus optimalkan pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui program Computer Numerical Control (CNC) Craft. Melalui pemanfaatan teknologi manufaktur berbasis mesin CNC, Warga Binaan mampu menghasilkan berbagai produk presisi seperti gantungan kunci, pajangan ukir custom, plakat, hingga suvenir bernilai guna dengan kualitas terjaga dan desain sesuai kebutuhan pasar, Senin (2/2).

Program CNC Craft mulai dijalankan sejak awal tahun 2024 dengan dukungan mesin CNC hibah dari Program BUMN Pelita Warna yang melibatkan sejumlah BUMN, termasuk PT Pelindo. Kehadiran mesin tersebut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga media produksi yang mendukung peningkatan keterampilan teknis Warga Binaan di bidang manufaktur berbasis teknologi. Melalui teknologi CNC ini, Lapas Cipinang mampu memproduksi berbagai karya seperti art deco, wall decor, serta proyek-proyek custom sesuai permintaan.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa pembinaan CNC Craft diarahkan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan memiliki nilai ekonomi.

“Pembinaan ini kami fokuskan pada keterampilan yang aplikatif dan bernilai guna. Produk yang dihasilkan tidak hanya menjadi media belajar, tetapi juga memenuhi standar kualitas. Harapannya, Warga Binaan memiliki bekal keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” tegas Wachid.

Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan dilatih memahami seluruh alur produksi secara komprehensif, mulai dari membaca gambar teknik dan desain, pengaturan mesin, proses pemotongan material, hingga pengecekan hasil akhir. Proses quality control dilakukan secara berjenjang, dimulai dari desainer yang memastikan ketepatan desain, operator yang memeriksa kesiapan mesin dan material, hingga assembler yang memastikan kualitas finishing produk.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Cipinang, Irdiansyah Rana, menjelaskan bahwa produk CNC Craft secara aktif dipromosikan melalui berbagai pameran dan kerja sama lintas sektor.

“Kami aktif memamerkan hasil karya Warga Binaan dalam berbagai ajang, seperti IPPAFest, pameran di SMESCO, serta pameran lokal melalui kerja sama dengan Suku Dinas PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Timur. Ini menjadi bagian dari strategi memperluas akses pasar dan mengenalkan kualitas produk Warga Binaan kepada masyarakat,” jelas Irdiansyah.

Salah satu Warga Binaan peserta CNC Craft, DK, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberinya pemahaman baru mengenai teknologi manufaktur. “Awalnya kami belajar dari dasar, lalu praktik langsung. Sekarang saya sudah lebih paham cara kerja mesin CNC dan bagaimana menghasilkan produk yang rapi dan presisi,” ujarnya.

Melalui pengembangan CNC Craft, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan kemandirian berbasis teknologi yang berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan. Program ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi serta dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Cipinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0