Sembilan Warga Binaan Lapas Tahuna Terima Ijazah Kesetaraan
Tahuna, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna serahkan ijazah Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C Tahun Pelajaran 2025–2026 kepada sembilan peserta didik hasil kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pioner Tahuna, Rabu (15/7).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Julien Manangkalangi, Kepala Lapas Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, Kepala Lapas Kelas III Tamako, Torkis Freddy Siregar, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ketua PKBM Pioner Tahuna, Elvie Zakarias, guru tutor PKBM Pioner Tahuna, pejabat struktural dan staf Lapas Tahuna serta Lapas Tamako, serta peserta didik Program Pendidikan Kesetaraan.
Sebanyak sembilan lulusan menerima ijazah, terdiri atas lima Warga Binaan yang masih menjalani masa pidana di Lapas Tahuna, tiga mantan Narapidana yang kembali ke Lapas untuk menerima ijazah setelah bebas, serta satu Warga Binaan yang telah dipindahkan ke Lapas Tamako.
Yosef Leonard Sihombing mengatakan layanan pendidikan kesetaraan menjadi bagian dari pembinaan untuk mempersiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat.
"Dengan adanya layanan pendidikan kesetaraan Kejar Paket A, B, dan C ini, tercapai tujuan kami untuk membentuk Warga Binaan menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum sehingga ketika kembali ke lingkungan masyarakat dapat berperan aktif dalam pembangunan sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab," ujar Yosef.
Yosef juga menyampaikan apresiasi kepada PKBM Pioner Tahuna beserta para guru dan tutor yang telah mendukung penyelenggaraan pendidikan bagi Warga Binaan.
"Terima kasih juga kepada PKBM Pioner Tahuna, termasuk para guru dan tenaga tutor, yang telah memberi diri untuk mengabdi kepada bangsa dan negara untuk mencerdaskan anak bangsa, khususnya Warga Binaan,” tuturnya.
Salah seorang Warga Binaan, MS, mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pendidikan dan menerima ijazah Paket C selama menjalani pembinaan di Lapas.
"Sangat bersyukur dengan pembinaan pendidikan ini, saya bisa menerima ijazah Paket C yang nantinya bisa saya gunakan untuk melamar pekerjaan ketika bebas nanti. Terima kasih untuk petugas Lapas Tahuna dan guru-guru PKBM yang sudah memberikan fasilitas pendidikan bagi kami," tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe mengapresiasi konsistensi Lapas Tahuna dalam menyelenggarakan Program Pendidikan Kesetaraan sejak 2022.
"Apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Lapas Tahuna yang berkolaborasi dengan PKBM Pioner dalam penyelenggaraan program pendidikan bagi Warga Binaan ini. Kami selaku lembaga pendidikan yang ada di Sangihe akan terus mendukung dan memperkuat sinergi terhadap program pembinaan pendidikan bagi Warga Binaan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kepulauan Sangihe," ungkap Julien Manangkalangi.
Program pendidikan kesetaraan tersebut diharapkan terus membuka kesempatan bagi Warga Binaan untuk meningkatkan pendidikan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tahuna
What's Your Reaction?


