Lapas Luwuk Optimalkan Pembinaan lewat Program Pendidikan Informal

Lapas Luwuk Optimalkan Pembinaan lewat Program Pendidikan Informal

Luwuk, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk optimalkan masa pidana sebagai kesempatan belajar bagi Warga Binaan melalui program pendidikan informal dan pelatihan keterampilan, Selasa (5/5).

Program ini ditujukan bagi Warga Binaan yang putus pendidikan maupun yang ingin menambah wawasan selama menjalani masa pidana. Langkah tersebut sejalan dengan tujuan Pemasyarakatan untuk mempersiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat dengan bekal pengetahuan dan keterampilan.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pembelajaran presentasi berbasis refleksi diri melalui gambar sketsa perjalanan hidup. Dalam kegiatan ini, Warga Binaan memetakan pengalaman masa lalu, kondisi saat ini, serta harapan masa depan ke dalam bentuk visual, kemudian mempresentasikannya di hadapan kelompok.

Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Luwuk, Bangun Budi Santoso, menjelaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, termasuk Warga Binaan.

“Kami ingin memastikan waktu yang mereka jalani di sini benar-benar bermanfaat. Pendidikan informal ini menjadi sarana untuk membentuk pola pikir yang lebih rasional serta membangun karakter yang positif,” ujarnya.

Selain peningkatan pengetahuan, program ini juga diarahkan pada pembentukan etika dan moral. Warga Binaan dilibatkan dalam diskusi kelompok untuk melatih kemampuan berkomunikasi dan menyelesaikan masalah secara bijak.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter.

“Kami ingin mereka tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga mampu berpikir dengan baik dan bertindak secara bijak. Pendidikan informal ini menjadi bekal penting saat mereka kembali ke masyarakat,” tegas Bahrun.

Program ini mendapat respons positif dari Warga Binaan. Ruang belajar dan perpustakaan Lapas kini lebih aktif dimanfaatkan untuk kegiatan membaca dan diskusi. Sejumlah Warga Binaan mengaku terbantu dengan adanya akses pendidikan yang sebelumnya sulit mereka peroleh.

Melalui pelaksanaan program pendidikan informal secara berkelanjutan, Lapas Luwuk targetkan Warga Binaan miliki kesiapan yang lebih baik untuk kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan patuh hukum. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Luwuk

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0