Lapas Luwuk Salurkan Sembako dan Sayur Organik Hasil Panen Warga Binaan

Lapas Luwuk Salurkan Sembako dan Sayur Organik Hasil Panen Warga Binaan

Luwuk, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk gelar aksi nyata kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada keluarga Warga Binaan dan pegawai Koperasi Inkopasindo, Selasa (30/6). Bansos diserahkan langsung oleh Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, bersama jajaran struktural dan staf.

Untuk periode Juni 2026 ini, Lapas Luwuk membagikan 10 paket sembilan bahan pokok dan 10 paket sayuran segar. Seluruh sayuran yang dibagikan merupakan hasil panen langsung dari program pembinaan kemandirian hortikultura yang selama ini ditekuni Warga Binaan di lingkungan Lapas.

Bahrun menegaskan pemanfaatan hasil karya Warga Binaan untuk aksi sosial ini merupakan wujud keberhasilan pembinaan kemandirian. "Bansos ini adalah langkah nyata kami untuk meringankan beban sesama sekaligus mengapresiasi pegawai koperasi. Namun yang tidak kalah penting, sayuran yang dibagikan hari ini adalah bukti otentik bahwa keterbatasan ruang di Lapas tidak menghalangi Warga Binaan untuk produktif,” jelasnya.

Suasana haru sekaligus bahagia tampak jelas saat penyerahan bantuan berlangsung. Wati, salah satu perwakilan keluarga Warga Binaan yang menerima bansos, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas perhatian dari pihak Lapas.

"Bantuan ini benar-benar meringankan beban dapur kami di rumah. Yang membuat saya lebih tersentuh dan bangga, paket sayurnya segar sekali dan ternyata ini hasil tanaman dari dalam Lapas sendiri. Program ini membuat kami merasa keluarga kami yang dibina dengan sangat baik," ungkap Wati.

Gerakan progresif yang ditunjukkan Lapas Luwuk ini pun mendapat apresiasi dan dukungan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman. “Ini adalah contoh konkret bagaimana program pembinaan di Lapas dikemas hingga memiliki kemanfaatan sosial yang nyata di luar. Ini mematahkan stigma negatif dan membuktikan kepada publik bahwa Lapas adalah wadah produktif yang mampu menyokong ketahanan pangan lokal," tegasnya.

Kegiatan ini merupakan dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui pembagian bansos kreatif yang mengintegrasikan hasil bumi sendiri, Lapas Luwuk berharap terus konsisten melahirkan program pembinaan humanis, mandiri, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan internal maupun masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Luwuk

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0