Lapas Pangkalpinang Berantas Buta Aksara Warga Binaan lewat Pembinaan Literasi

Lapas Pangkalpinang Berantas Buta Aksara Warga Binaan lewat Pembinaan Literasi

Pangkalpinang, INFO_PAS Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang tunjukkan komitmennya dalam memberantas buta aksara di kalangan Warga Binaan melalui pembinaan literasi. Upaya tersebut diwujudkan lewat program pembinaan kepribadian yang digelar di Taman Membaca Program Insklusi Sosial Mengayomi dan Humanis (Pisang Manis), Rabu (11/2) dengan melibatkan tiga Warga Binaan guna meningkatkan kemampuan dasar membaca dan menulis.

Warga Binaan yang belum memiliki kecakapan literasi ditargetkan mampu membaca dan menulis dasar secara mandiri dalam 15 hari. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan menjadi bekal penting dalam proses reintegrasi sosial.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Indri Yudhit, menegaskan pembinaan literasi merupakan hak sekaligus kebutuhan dasar bagi setiap Warga Binaan. Pihaknya memastikan tidak ada lagi Warga Binaan yang terkendala keterbatasan membaca dan menulis. “Melalui program ini, kami menanamkan semangat belajar dan membuka akses pengetahuan agar mereka lebih siap kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Andri Febrianto, menyampaikan kegiatan pembinaan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban. “Kami mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Pembinaan yang berjalan dengan baik akan menciptakan suasana Lapas yang aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.

Kegiatan belajar baca tulis ini dipandu peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan di Lapas Pangkalpinang dengan pendekatan humanis. Para Warga Binaan belajar bertahap mulai dari pengenalan huruf hingga latihan menulis sederhana.

Salah satu Warga Binaan, M, bersyukur atas kesempatan yang diberikan. Ia merasa sangat terbantu dengan adanya program ini di mana kini mulai mampu mengenal huruf dan membaca secara perlahan. “Saya ingin terus belajar agar nanti bisa lebih percaya diri saat kembali ke keluarga dan masyarakat,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pangkalpinang berharap peserta menuntaskan buta aksara dan menjadikan literasi sebagai langkah awal perubahan guna mewujudkan Pemasyarakatan yang bermanfaat dan berdampak positif bagi masa depan Warga Binaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Pangkalpinang

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0