Lapas Perempuan Palu dan BRMP Sulawesi Tengah Bersinergi Tingkatkan Kompetensi Pertanian Warga Binaan

Lapas Perempuan Palu dan BRMP Sulawesi Tengah Bersinergi Tingkatkan Kompetensi Pertanian Warga Binaan

Sigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu resmi menjalin kerja sama dengan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pendampingan penerapan dan diseminasi teknologi pertanian bagi Warga Binaan, Selasa (9/6). Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan kemandirian Warga Binaan melalui program pembinaan berbasis pertanian berkelanjutan.

Penandatanganan PKS tersebut berlangsung di Kantor BRMP Sulawesi Tengah oleh Kepala Lapas Perempuan Palu, Yoesiana, bersama Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Ruslan Boy. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat untuk melaksanakan program pendampingan penerapan dan diseminasi teknologi pertanian bagi Warga Binaan Lapas Perempuan Palu selama lima tahun mulai tahun 2026 s.d. 2031.

Yoesiana menyampaikan kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat program pembinaan kemandirian yang selama ini dijalankan di Lapas Perempuan Palu. “Melalui program edukasi, pelatihan, dan pembinaan yang terpadu, kerja sama ini diharapkan membuka peluang baru bagi Warga Binaan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian. Kompetensi yang diperoleh akan menjadi bekal berharga dalam mendukung kehidupan yang lebih produktif dan positif saat kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Selaku Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Ruslan Boy, menyambut baik terjalinnya sinergi tersebut sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung program pembinaan Warga Binaan melalui pemanfaatan teknologi pertanian yang modern dan aplikatif. “Kerja sama ini merupakan langkah positif dalam memperluas akses pengetahuan dan teknologi pertanian bagi Warga Binaan. Kami siap memberikan pendampingan dan berbagi inovasi pertanian yang dapat diterapkan secara langsung sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan,” tuturnya.

Kerja sama ini akan difokuskan pada berbagai kegiatan pendampingan, pelatihan, dan diseminasi teknologi pertanian yang dapat diterapkan secara langsung oleh Warga Binaan. Dengan demikian, para Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan praktis, tetapi juga wawasan mengenai inovasi dan perkembangan sektor pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha maupun sumber penghidupan di masa depan.

Melalui sinergi yang terjalin, Lapas Perempuan Palu dan BRMP Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus membina, memberdayakan, serta membuka harapan baru bagi Warga Binaan agar mampu menjadi pribadi yang mandiri, berdaya saing, dan siap berkontribusi positif di masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaannya. (IR)

 

 

Kontributor: LPP Palu

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0