Lapas Takalar dan Dinas TPHPKP Bekali Warga Binaan dengan Penyuluhan Pertanian
Takalar, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar gandeng Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Takalar untuk menyelenggarakan penyuluhan pertanian bagi Warga Binaan. Sebanyak 30 Warga Binaan mengikuti kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Takalar, Rabu (21/1).
Kepala Lapas Takalar, Mansur, menegaskan pentingnya kualitas tanaman pangan dan program-program yang dijalankan di Lapas. “Saat ini jumlah Narapidana yang ada terus kami bina melalui program pembinaan kemandirian, termasuk kerja sama dengan pemerintah daerah dan organisasi keagamaan untuk memaksimalkan pembinaan di Lapas,” jelasnya.
Mansur juga mengingatkan pentingnya kerja sama dalam mencapai keberhasilan program pertanian di Lapas, termasuk panen yang telah dilakukan. Selain itu, ia menekankan potensi lahan kosong di Lapas yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian.
“Keberhasilan program pertanian di Lapas tidak lepas dari kerja sama semua pihak, salah satunya telah dibuktikan melalui panen yang sudah dilakukan. Selain itu, kami melihat masih banyak potensi lahan kosong di Lapas yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian,” tambah Mansur.
Sementara itu, Kepala Dinas THPPKP, Parawangsa, mengajak Narapidana untuk tidak menyesali masa lalu dan memotivasi mereka untuk memanfaatkan kesempatan belajar pertanian. “Kami mengajak seluruh Warga Binaan untuk tidak menyesali masa lalu dan menjadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk belajar, khususnya di bidang pertanian. Dengan memahami teknis pertanian dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, program pertanian ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat ke depan,” pesannya.
Salah seorang Warga Binaan, DK, mengatakan kegiatan ini memberikan pemahaman baru tentang pertanian khususnya budidaya tanaman jagung. “Kami lebih kenal dengan teknologi budidaya jagung hibrida. Mulai langkah-langkah persiapan lahan, persiapan benih, penanaman, pemupukan, pengendalian rumput, pengairan, sampai panen. Ini akan sangat bermanfaat nantinya,“ ungkapnya.
Selanjutnya, materi yang dibawakan Penyuluh Pertanian, M. Tahir, berjalan baik dan atraktif. Hal ini terlihat dari antusiasme Warga Binaan dalam menyampaikan pertanyaan-pertanyaan saat sesi tanya jawab. (IR)
Kontributor: Lapas Takalar
What's Your Reaction?


