Lapas Tanjung bersama Kemenag Kab. Tabalong Tingkatkan Kemampuan Baca Al-Qur’an Warga Binaan
Tanjung, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung terus kembangkan kemampuan Warga Binaan dalam membaca Al-Qur’an melalui pembinaan kepribadian yang melibatkan pendampingan langsung dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong. Pada Selasa (6/10), pembelajaran secara bertahap kepada Warga Binaan di Masjid At-Tawwabin untuk meningkatkan kemampuan membaca sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai keagamaan.
Materi pembelajaran menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta agar proses belajar diikuti dengan baik. Warga Binaan mempelajari berbagai dasar membaca Al-Qur’an, mulai dari pengenalan huruf Hijaiyah, pengucapan makharijul huruf, penerapan tajwid, hingga latihan untuk meningkatkan kelancaran membaca.
Staf Pembinaan Lapas Tanjung, Lutfi, menjelaskan pendampingan secara rutin membantu petugas melihat perkembangan kemampuan masing-masing Warga Binaan. Menurutnya, proses belajar secara bertahap juga membuat peserta lebih mudah mengikuti materi tanpa merasa terbebani.
“Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda. Jadi, kami menyesuaikan pendampingannya. Yang sudah lancar bisa melanjutkan, sementara yang masih kesulitan kami bantu dari dasar agar tetap bisa mengikuti,” ujar Lutfi.
Petugas Kemenag Kabupaten Tabalong, Ustaz Mansyur, mengatakan pembelajaran tidak hanya berfokus pada kelancaran membaca, tetapi juga ketepatan dalam melafalkan setiap huruf dan menerapkan kaidah bacaan. Ia memberikan arahan sesuai kemampuan peserta agar proses pembelajaran berlangsung bertahap.
“Kami tidak mengejar cepat selesai, tetapi bagaimana bacaannya makin benar. Kalau dasarnya sudah kuat, peserta akan lebih mudah memperbaiki tajwid dan meningkatkan kelancarannya,” kata Ustaz Mansyur.
Salah satu Warga Binaan, Adzi, terbantu dengan pembelajaran yang disampaikan secara bertahap. Ia mengatakan pendampingan tersebut membuatnya lebih berani berlatih dan memperbaiki bacaan yang sebelumnya masih kurang tepat.
“Kalau belajar bersama dan langsung diarahkan, saya lebih mudah tahu bagian mana yang masih salah. Saya ingin terus latihan supaya membaca Al-Qur’an makin lancar dan benar,” ujar Adzi.
Kolaborasi Lapas Tanjung dan Kemenag Kabupaten Tabalong menjadi upaya memperkuat pembinaan kepribadian melalui pembelajaran keagamaan. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan membantu Warga Binaan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai proses pembinaan selama menjalani masa pidana. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


