Melalui BILAL, Lapas Labuhan Bilik Cetak Warga Binaan Jadi Khatib Salat Jumat
Labuhan Bilik, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Bilik cetak Warga Binaan sebagai khatib dan imam salat Jumat melalui program Bina Imam Latih Iman bagi Warga Binaan Lapas Labuhan Bilik (BILAL). Program ini merupakan inovasi yang diinisiasi oleh perserta magang, Syahrizal Yusuf, yang resmi dimulai pada Rabu (7/10).
BILAL dirancang dengan pendekatan yang aplikatif, yakni 30 persen teori dan 70 persen praktik langsung. “Kami bekali Warga Binaan dengan pemahaman mengenai syarat dan rukun khotbah sesuai syariat, teknik menyusun naskah yang ringkas dan menyentuh, serta pelatihan public speaking sehingga mumpuni menjadi imam dan khatib salat Jumat,” jelas Yusuf.
Antusiasme tinggi dirasakan langsung oleh peserta. Arif salah seorang Warga Binaan yang mengikuti pelatihan ini, mengaku awalnya merasa canggung dan grogi saat harus berbicara di depan banyak orang.
“Awalnya canggung, namun perlahan rasa percaya diri saya mulai tumbuh dan akan menjadi bekal berarti untuk masa depan kelak,“ pungkas Arif.
Terpisah, Kepala Lapas Labuhan Bilik, Leonardo Pandjaitan, menyambut positif dan mendukung penuh program ini yang sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. "Warga Binaan memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan, pengajaran, serta pembinaan mental dan spiritual yang layak. Harapannya Warga Binaan menyadari kesalahan, memperbaiki diri, tidak mengulangi tindak pidana, dan benar-benar siap kembali ke tengah masyarakat dengan membawa kebaikan," harapnya.
Hal senada disampaikan Kepala Subseksi Pembinaan, Dennis Efraim Purba. "Selama ini sering muncul stigma negatif tentang Warga Binaan. Melalui program ini, kami menyiapkan mereka menjadi agen perubahan dan agen kebaikan melalui salat dan dakwah," terangnya. (IR)
Kontributor: Lapas Labuhan Bilik
What's Your Reaction?


