Lapas Tanjung Panen 30 Kg Lele, Perkuat Kemandirian Pangan Warga Binaan
Tanjung, INFO_PAS – Keberhasilan program pembinaan kemandirian kembali ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung melalui panen ikan lele sebanyak 30 kilogram, Jumat (17/7). Hasil panen tersebut merupakan wujud pembinaan produktif yang melibatkan Warga Binaan dalam pengelolaan budidaya perikanan secara berkelanjutan.
Panen dilaksanakan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Tanjung dengan melibatkan sejumlah jajaran struktural, staf, dan Warga Binaan yang aktif mengikuti budidaya ikan lele. Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi pembinaan berbasis keterampilan yang terus dikembangkan di Lapas Tanjung.
Program budidaya ikan lele merupakan penguatan kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan yang dilaksanakan jajaran Pemasyarakatan. Selain menghasilkan pangan bernilai ekonomis, program ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan untuk meningkatkan kompetensi dan menumbuhkan jiwa produktif selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Robbyanoor, menyampaikan keberhasilan panen tersebut merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara petugas dan Warga Binaan dalam mengelola program pembinaan secara konsisten. "Panen lele ini bukan hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi Warga Binaan untuk membangun keterampilan, disiplin, dan tanggung jawab. Melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan, kami berharap pembinaan kemandirian di Lapas Tanjung makin memberikan manfaat nyata serta mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan," harapnya.
Selama proses budidaya, Warga Binaan memperoleh pendampingan mulai dari persiapan kolam, penebaran benih, pemberian pakan, hingga pemeliharaan kualitas air. Pendekatan tersebut bertujuan agar Warga Binaan memahami seluruh tahapan budidaya perikanan sehingga memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha setelah kembali ke masyarakat.
Salah seorang Warga Binaan, Ahur, memperoleh pengalaman yang sangat bermanfaat melalui program tersebut. "Saya merasa senang bisa ikut merawat ikan lele hingga berhasil dipanen. Kegiatan ini memberikan ilmu dan pengalaman baru yang menjadi bekal untuk membuka usaha perikanan ketika saya kembali ke masyarakat," ungkapnya.
Melalui keberhasilan panen ikan lele ini, Lapas Tanjung terus menegaskan komitmennya dalam mendukung program kemandirian pangan melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Diharapkan, program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan ini meningkatkan kualitas pembinaan Warga Binaan, memperkuat ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan, serta mencetak sumber daya manusia yang mandiri, terampil, dan siap berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pidana. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


