Lapas Tolitoli Terima Kunjungan Danlanal, Tinjau Pesanan Karya Warga Binaan

Lapas Tolitoli Terima Kunjungan Danlanal, Tinjau Pesanan Karya Warga Binaan

Tolitoli, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli terima kunjungan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tolitoli, Letkol Laut (P) Joko Ariyanto, bersama istri, Fitri Joko Ariyanto, Rabu (11/2). Kunjungan tersebut guna meninjau progres pemesanan hasil karya Warga Binaan berupa meja catur dan kaligrafi yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Sebagian karya telah memasuki tahap akhir (finishing), sementara lainnya masih dalam proses penyempurnaan.

Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan kemandirian di Lapas Tolitoli. Ia menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan yang produktif dan bernilai guna.

“Pesanan ini menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus meningkatkan kualitas karya. Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan yang tidak hanya membentuk karakter, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat,” ujar Mansur.

Letkol Laut (P) Joko Ariyanto mengapresiasi proses pembinaan dan kualitas pengerjaan karya yang ditunjukkan Warga Binaan. Ia menilai hasil karya tersebut mencerminkan pembinaan yang berjalan positif.

“Kami melihat langsung proses pengerjaannya sangat baik dan rapi. Ini menunjukkan pembinaan kemandirian di Lapas Tolitoli berjalan optimal dan mampu menghasilkan karya yang bernilai,” ungkapnya.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Feldianto, menambahkan bahwa pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus utama program Lapas. Ia menyebutkan bahwa melalui bimbingan kerja, Warga Binaan tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga kedisiplinan dan tanggung jawab.

Senada dengan itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Frengki, menjelaskan bahwa proses pembuatan meja catur dan kaligrafi dilakukan secara bertahap dengan pengawasan ketat terhadap kualitas.

“Kami memastikan setiap karya memenuhi standar sebelum diserahkan kepada pemesan. Saat ini sebagian sudah masuk tahap finishing dan kami terus memaksimalkan hasilnya,” jelas Frengki.

Hasil karya Warga Binaan diharapkan tidak hanya menjadi bentuk keterampilan, tetapi juga bukti nyata proses pembinaan yang berkelanjutan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tolitoli

What's Your Reaction?

like
2
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0