Lapas Wahai Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris Warga Binaan lewat Fun Game Pass the Question

Lapas Wahai Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris Warga Binaan lewat Fun Game Pass the Question

Wahai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai laksanakan evaluasi pembelajaran Bahasa Inggris bagi Warga Binaan melalui permainan edukatif Pass the Question, Rabu (14/10). Kegiatan ini melibatkan peserta MagangHub Angkatan 2 Batch 1 Tahun 2026 sebagai pendamping pembelajaran.

Evaluasi tersebut bertujuan mengukur pemahaman Warga Binaan terhadap materi Bahasa Inggris yang telah diberikan pada pertemuan pertama hingga ketiga. Melalui metode permainan, peserta diajak menjawab pertanyaan secara bergantian untuk menguji penguasaan kosakata, pemahaman materi, dan keberanian dalam menggunakan pengetahuan yang telah dipelajari.

Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, menyampaikan evaluasi merupakan bagian penting dalam proses pembinaan untuk mengetahui perkembangan kemampuan Warga Binaan sekaligus menjadi bahan perbaikan dalam pembelajaran selanjutnya. “Melalui evaluasi ini, kami dapat melihat sejauh mana perkembangan pemahaman Warga Binaan setelah mengikuti beberapa kali pertemuan. Kami berharap metode pembelajaran yang interaktif seperti ini meningkatkan motivasi belajar serta memberikan pengetahuan dan keterampilan bermanfaat bagi mereka,” harapnya.

Sementara itu, Risa, peserta MagangHub yang bertugas membawakan materi pembelajaran, menjelaskan permainan Pass the Question dipilih untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mendorong peserta agar lebih aktif dalam mengikuti kegiatan. “Kami ingin mengetahui sejauh mana Warga Binaan memahami materi yang telah dipelajari sebelumnya. Selain mengingat kembali kosakata Bahasa Inggris, mereka juga dilatih untuk lebih percaya diri, berani menjawab pertanyaan, dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran,” jelasnya,

Salah satu Warga Binaan berinisial BR senang mengikuti pembelajaran bahasa Inggris yang dikemas melalui permainan edukatif. Metode tersebut membuat suasana belajar menjadi lebih menarik dan memudahkan peserta untuk mengingat kembali materi yang telah diberikan.

“Belajar melalui permainan seperti ini membuat kami lebih bersemangat. Kami bisa mengingat kembali kosakata yang sudah dipelajari sekaligus mencoba menjawab pertanyaan secara langsung. Saya berharap kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris seperti ini terus dilaksanakan,” ungkap BR.

Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan pembelajaran Bahasa Inggris merupakan salah satu upaya pembinaan yang diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri Warga Binaan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana. “Kami terus mendukung program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Evaluasi yang dikemas secara interaktif tidak hanya membantu mengukur pemahaman mereka, tetapi juga menumbuhkan keberanian, kepercayaan diri, dan semangat untuk terus belajar. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh menjadi bekal positif bagi mereka untuk membangun masa depan yang lebih baik,” harapnya.

Pendampingan pembelajaran oleh peserta MagangHub diharapkan memperkaya metode pembelajaran, mengembangkan kemampuan komunikasi Warga Binaan, serta menumbuhkan budaya belajar aktif, kreatif, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Lapas Wahai terus dorong pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Wahai

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0