Lewat Perpustakaan, Rutan Marabahan Asah Pemahaman dan Kepercayaan Diri Warga Binaan

Lewat Perpustakaan, Rutan Marabahan Asah Pemahaman dan Kepercayaan Diri Warga Binaan

Marabahan, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan tidak hanya beri akses bahan bacaan melalui perpustakaan, tetapi juga mengevaluasi pemahaman Warga Binaan dengan meminta mereka menyampaikan kembali isi dan makna buku yang telah dibaca, Selasa (13/10).

Kegiatan tersebut libatkan peserta MagangHub Rutan Marabahan yang membantu menguji pemahaman Warga Binaan terhadap buku yang telah dipinjam dari perpustakaan. Warga Binaan diberi kesempatan untuk menceritakan kembali isi buku, menyampaikan pendapat, serta menjelaskan pesan atau nilai yang diperoleh dari bacaan tersebut.

Warga Binaan tidak hanya dilatih memahami isi bacaan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berbicara dan mengingat informasi. Kegiatan ini sekaligus jadi cara untuk mengetahui sejauh mana mereka memahami pesan positif dari buku yang dibaca.

Pembina Kepribadian Rutan Marabahan, Syamsuddin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan manfaat layanan perpustakaan agar tidak berhenti pada aktivitas membaca.

“Membaca merupakan langkah awal dalam mendapatkan pengetahuan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana seseorang dapat memahami dan mengambil nilai dari apa yang dibacanya. Melalui kegiatan ini, kami ingin melatih Warga Binaan agar mampu menyampaikan kembali pemahamannya sekaligus membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi,” ungkap Syamsuddin.

Peserta MagangHub Rutan Marabahan, Muhammad Khusni, yang turut membantu kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberinya pengalaman dalam mendukung pembinaan melalui metode yang lebih interaktif.

“Kami membantu memberikan pertanyaan dan mendengarkan bagaimana Warga Binaan menjelaskan isi buku yang telah mereka baca. Dari kegiatan ini terlihat bahwa membaca tidak hanya tentang menyelesaikan sebuah buku, tetapi juga bagaimana seseorang dapat memahami dan menyampaikan kembali apa yang diperoleh,” tuturnya.

Salah seorang Warga Binaan, S, mengaku kegiatan tersebut memberi tantangan sekaligus manfaat karena membantunya memahami kembali isi buku yang telah dibaca.

“Sebenarnya saya agak gugup untuk menyampaikan pendapat, tapi hal ini membantu kami untuk lebih memahami pesan yang ada di dalamnya. Kami juga belajar untuk berani bercerita dan menyampaikan pendapat di depan orang lain,” ungkapnya.

Melalui layanan perpustakaan dan evaluasi bacaan, Rutan Marabahan mendorong pembinaan kepribadian yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan mengambil nilai positif untuk perubahan diri Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Marabahan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0