Tingkatkan Pelayanan Prima, Bapas Ambon Hadirkan Ruang Bermain Anak

Tingkatkan Pelayanan Prima, Bapas Ambon Hadirkan Ruang Bermain Anak

Ambon, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon hadirkan fasilitas ruang bermain anak dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan ramah keluarga. Kehadiran sarana ini terbukti efektif dalam mendukung kelancaran proses pelayanan dan pembimbingan bagi Klien Pemasyarakatan.

Pemanfaatan fasilitas tersebut terlihat pada Selasa (13/10) saat Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Madya, Julius Gysberthus, menerima salah seorang Klien Pemasyarakatan yang datang untuk melaksanakan kewajiban lapor diri. Dalam kesempatan tersebut, Klien datang dengan membawa buah hatinya. Agar tidak mengganggu proses konseling—yang merupakan bagian dari tahapan lapor diri—anak Klien diarahkan untuk bermain di ruang bermain anak yang telah disediakan khusus.

Julius mengungkapkan ketersediaan fasilitas ini sangat membantu efektivitas kerja para petugas di lapangan dalam memberikan pelayanan optimal. "Adanya ruang bermain anak ini sangat membantu kenyamanan dan fokus kami sebagai PK saat menggali informasi maupun memberikan arahan dalam proses konseling. Klien bisa berkonsentrasi penuh tanpa harus merasa cemas memikirkan anaknya, sementara sang anak tetap merasa aman dan terhibur di area yang ramah anak," terangnya.

Manfaat fasilitas ini juga dirasakan langsung oleh Klien Bapas Ambon berinisial A. Ia mengapresiasi kepekaan Bapas Ambon yang menyediakan fasilitas pendukung bagi warga yang membawa anak saat mengurus administrasi lapor diri.

"Awalnya saya sempat bingung dan khawatir anak akan rewel saat saya lapor diri. Ternyata ada tempat bermain yang bersih dan aman. Ini menunjukkan Bapas Ambon benar-benar peduli, memberikan pelayanan yang humanis, dan memanusiakan kami sebagai Klien," ungkap Klien A.

Inovasi penyediaan ruang bermain anak ini menegaskan komitmen Bapas Ambon dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia. Langkah ini membuktikan pembimbingan dan pelayanan Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kewajiban administratif semata, tetapi juga memperhatikan aspek kenyamanan, empati, dan pendekatan humanis bagi seluruh penerima layanan. (IR)

 

 

Kontributor: Bapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0