Lomba Cerdas Cermat Meriahkan Pekan Muharram di Lapas Perempuan Malang

Malang, INFO_PAS – Memperingati Pekan Muharram 1439 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang mengelar lomba cerdas cermat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (14/9). Ini merupakan salah satu lomba yang diperuntukkan bagi santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nisa Lapas Perempuan Malang. Pesertanya sebanyak lima tim yang masing-masing beranggotakan tiga orang. Materi lomba meliputi siro nabawi yang merupakan kisah perjalanan nabi dan rasul, ilmu fiqih, etika dan akhlak, serta ilmu tajwid yang selama ini sudah mereka pelajari selama mengikuti Ponpes An-nisa Lapas Perempuan Malang. “Semoga bisa memberikan manfaat bagi santriwati Ponpes An-Nisa dan kedepannya kalian menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam hal akhlak dan perilaku. Semoga pengetahuan tentang agama dan ketaqwaan kalian juga semakin meningkat sehingga bisa terhindar dari masalah penyalahgunaan, pelanggaran, ataupun krisis moral lainnya,” harap Pelaksana Harian Ke

Lomba Cerdas Cermat Meriahkan Pekan Muharram di Lapas Perempuan Malang
Malang, INFO_PAS – Memperingati Pekan Muharram 1439 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang mengelar lomba cerdas cermat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (14/9). Ini merupakan salah satu lomba yang diperuntukkan bagi santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nisa Lapas Perempuan Malang. Pesertanya sebanyak lima tim yang masing-masing beranggotakan tiga orang. Materi lomba meliputi siro nabawi yang merupakan kisah perjalanan nabi dan rasul, ilmu fiqih, etika dan akhlak, serta ilmu tajwid yang selama ini sudah mereka pelajari selama mengikuti Ponpes An-nisa Lapas Perempuan Malang. “Semoga bisa memberikan manfaat bagi santriwati Ponpes An-Nisa dan kedepannya kalian menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam hal akhlak dan perilaku. Semoga pengetahuan tentang agama dan ketaqwaan kalian juga semakin meningkat sehingga bisa terhindar dari masalah penyalahgunaan, pelanggaran, ataupun krisis moral lainnya,” harap Pelaksana Harian Kepala Lapas Perempuan Malang, Dewi Andriani. Bertindak sebagai juri lomba cerdas cermat adalah Ustad Andik dan Ustadzah Ima selaku guru bantu di Ponpes An-Nisa serta petugas Lapas Perempuan Malang yang diwakili oleh Faridah Aryani. Mereka mengapresiasi lomba tersebut dan memuji kelima tim peserta lomba yang sangat cekatan menjawab pertanyaan dari juri. Lomba cerdas cermat dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama terdiri dari lima pertanyaan yang harus dijawab oleh semua peserta lomba dan sesi kedua terdiri dari 25 pertanyaan yang harus  dijawab berebut antar tim peserta. Kelima tim peserta yang masing-masing diberi nama Aisiyah, Fatimah, Hafsoh, Khodidjah, dan Siti Aminah ini pun mengikuti lomba dengan sangat serius. “Rasanya deg-degan saat mendengarkan pertanyaan dari dewan juri. Apalagi saat mau menjawab dan berebut memukul gong, rasanya grogi, gemetar, dan nervous bercampur aduk. Tapi Alhamdulillah tim saya, Aisiyah, jadi juara,” celoteh salah satu peserta dari tim Aisiyah. Kepada pemenang lomba, Ustad Andik berharap mereka bisa menjadi panutan bagi yang lain serta bisa menjadi insan yang lebih baik ke depannya. “Tolong jangan hanya berhenti sampai di sini. Teruslah tuntut ilmu hingga ke liang lahat, terutama ilmu agama. Sukses selalu dan jadilah insan yang berguna bagi bangsa dan agama,” pesan Ustad Andik.       Kontributor: Lapas Perempuan Malang       

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0