Mantap, Lapas Rohul Kembangkan Tanaman Hidroponik

Rokan Hulu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B PasirPangaraian, Kabupaten Rokan Hulu-Riau tengah gencar gencarnya mengembangkan tanaman sayuran menggunakan sistem hidroponik atau tanpa menggunakan tanah. Bercocok tanam sistem hidroponik ini cukup dengan memanfaatkan pipa paralon, air dan busa. Sistem tersebut terbukti telah menghasilkan sayuran yang segar dan bagus, seperti, sawi dan bunga kol. “Bercocok tanam menggunakan sistem hidroponik sudah sukses dilakukan. Kami sudah panen sayuran beberapa bulan lalu, sebentar lagi kami akan panen lagi,” ujar Ka Lapas, Misbahuddin, kepada SegmenNews.com, Selasa(9/2/16). Dijelaskannya, proses pembuatannya hanya menggunakan pipa paralon yang disambung sambung dan di lobangi untuk bibit tanaman, didalam pipa hanya di beri busa sebagai serapan air. “Tanaman ini tanpa menggunakan pupuk, sehingga sayuran yang dihasilkan bebas kimia dan sangat baik untuk dikonsumsi. Meski tumbuh di dalam pipa yang dialiri air,

Mantap, Lapas Rohul Kembangkan Tanaman Hidroponik
Rokan Hulu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B PasirPangaraian, Kabupaten Rokan Hulu-Riau tengah gencar gencarnya mengembangkan tanaman sayuran menggunakan sistem hidroponik atau tanpa menggunakan tanah. Bercocok tanam sistem hidroponik ini cukup dengan memanfaatkan pipa paralon, air dan busa. Sistem tersebut terbukti telah menghasilkan sayuran yang segar dan bagus, seperti, sawi dan bunga kol. “Bercocok tanam menggunakan sistem hidroponik sudah sukses dilakukan. Kami sudah panen sayuran beberapa bulan lalu, sebentar lagi kami akan panen lagi,” ujar Ka Lapas, Misbahuddin, kepada SegmenNews.com, Selasa(9/2/16). Dijelaskannya, proses pembuatannya hanya menggunakan pipa paralon yang disambung sambung dan di lobangi untuk bibit tanaman, didalam pipa hanya di beri busa sebagai serapan air. “Tanaman ini tanpa menggunakan pupuk, sehingga sayuran yang dihasilkan bebas kimia dan sangat baik untuk dikonsumsi. Meski tumbuh di dalam pipa yang dialiri air, dan sedikit busa, tumbuhan ini tampak subur, tak kalah subur dengan tanaman yang ditanam ditanah,” jelasnya. Sementara untuk pengerjaan dan perawatannya, Misbahuddin hanya mempekerjakan 2 orang warga binaan saling bergantian setiap harinya.(Fitri) Sumber : SegmenNews.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0