Melalui Ibadah Rutin, Rutan Tanjung Tumbuhkan Pengharapan dan Semangat Perubahan Warga Binaan

Melalui Ibadah Rutin, Rutan Tanjung Tumbuhkan Pengharapan dan Semangat Perubahan Warga Binaan

Tanjung, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus berikan pembinaan kepribadian dan pembinaan kerohanian bagi seluruh Warga Binaan, salah satunya melalui ibadah rutin bagi Warga Binaan Nasrani bekerja sama dengan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Kembang Kuning, Kecamatan Haruai, Sabtu (9/5). Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan spiritual guna memperkuat iman, membangun pengharapan, dan menumbuhkan semangat perubahan diri ke arah yang lebih baik selama menjalani pembinaan di Rutan.

Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mental Warga Binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat. "Melalui ibadah rutin ini, kami berharap Warga Binaan memperoleh penguatan iman, ketenangan batin, serta semangat untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik," harapnya.

Pada kesempatan itu, ibadah berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita. Warga Binaan mendapatkan pelayanan rohani melalui penyampaian firman tuhan oleh pendeta Chrissel Yosafat Simamora yang membawakan pesan tentang kasih, pengampunan, pengharapan, serta pentingnya membangun kehidupan yang baru dengan iman yang teguh. Selain itu, Warga Binaan juga diajak menyampaikan ungkapan hati, kesaksian hidup, dan refleksi pribadi sebagai renungan atas keadaan yang mereka hadapi saat ini sekaligus menumbuhkan harapan dan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan. 

Jery, salah satu Warga Binaan, mengungkapkan ibadah setiap pekan memberi ketenangan hati dan penguatan rohani selama dirinya menjalani masa pembinaan. Baginya, firman tuhan yang disampaikan serta kesempatan untuk berbagi isi hati menjadi momen berharga untuk merenung, memperbaiki diri, dan menumbuhkan harapan baru akan kehidupan yang lebih baik. Kehadiran pelayanan rohani dari GPdI Kembang Kuning juga menjadi bentuk sinergi positif antara Rutan Tanjung dengan elemen masyarakat dalam mendukung proses pembinaan yang humanis, menyentuh sisi spiritual, dan berorientasi pada perubahan perilaku yang lebih baik. 

"Ibadah ini membuat hati saya lebih tenang dan memberi kekuatan untuk menjalani hari-hari di sini. Saya banyak belajar menerima masa lalu, memperbaiki diri, dan menumbuhkan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat nanti," ungkap Jery.

Melalui pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara konsisten, Rutan Tanjung berharap tumbuh kesadaran, penguatan iman, dan semangat perubahan dari dalam diri setiap Warga Binaan. Dengan sentuhan pembinaan humanis dan spiritual, proses pembinaan diharapkan tidak hanya membentuk kedisiplinan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi Warga Binaan untuk bangkit, memperbaiki diri, dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Tanjung

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0