Mitra Bama Lapas Kelas I Cipinang Apresiasi Kualitas Hasil Panen Warga Binaan, Fresh dan Tak Kalah dari Pasaran

Mitra Bama Lapas Kelas I Cipinang Apresiasi Kualitas Hasil Panen Warga Binaan, Fresh dan Tak Kalah dari Pasaran

Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali tunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan Warga Binaan yang produktif melalui kegiatan pertanian. Pada Rabu (26/8), 146 kilogram kangkung hasil budidaya Warga Binaan berhasil dipanen dan diterima langsung oleh mitra bahan makanan dapur Lapas, CV Sahabat.

Hasil panen tersebut mendapat apresiasi dari pihak mitra. Kangkung yang dipanen dinilai memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk yang beredar di pasaran. Terlebih, kangkung tersebut baru saja dipetik sehingga kondisinya masih segar dan siap untuk diolah.

“Kualitas kangkung hasil panen Warga Binaan sangat baik dan tidak kalah dengan kangkung yang ada di pasaran. Karena baru dipetik, kondisinya masih fresh sehingga sangat baik untuk kebutuhan dapur,” ujar Sumanto dari CV Sahabat.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Lis Susanti, mengatakan kegiatan pertanian menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan kemandirian Warga Binaan. “Kami ingin kegiatan kerja yang diikuti Warga Binaan tidak hanya menjadi aktivitas selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga memberikan keterampilan yang menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat. Hasil panen ini membuktikan mereka mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai dan kualitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perawatan sekaligus penanggung jawab dapur, Chika Panji, menyampaikan hasil panen tersebut juga memberikan manfaat langsung dalam mendukung kebutuhan bahan makanan. “Kami sangat mengapresiasi hasil kerja Warga Binaan. Kangkung yang baru dipanen tentu memiliki kesegaran yang lebih baik dan mendukung penyediaan bahan makanan berkualitas untuk dapur,” tuturnya.

DS, salah seorang Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan pertanian, bangga dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. “Kami senang hasil yang kami tanam bisa dipanen dan digunakan. Ini menjadi pengalaman dan keterampilan yang mudah-mudahan bisa kami manfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” harapnya.

Di tempat berbeda, Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan capaian tersebut merupakan bukti pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pemberdayaan dan kemandirian Warga Binaan. “Hasil panen Warga Binaan adalah bukti pembinaan dapat menghasilkan manfaat nyata. Kami akan terus mendorong Warga Binaan agar produktif, memiliki keterampilan, dan mampu menghasilkan karya berkualitas,” tegasnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi 13 Program Aksi Kementeterian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pemberdayaan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan yang menempatkan kegiatan produktif di Lapas sebagai kontribusi Pemasyarakatan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus sarana pembinaan kemandirian Warga Binaan. (IR)

 

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0