Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi, Lapas Luwuk Dampingi Anak Binaan Ikuti TKA
Luwuk, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk jamin pemenuhan hak-hak dasar bagi seluruh Warga Binaan, tak terkecuali bagi Anak Binaan. Hal ini dibuktikan melalui pendampingan dan pengawasan terhadap satu Anak Binaan inisial MNN yang mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK Komputer Luwuk Selatan, Senin (26/10).
Langkah ini diambil sebagai kepedulian dan tanggung jawab moral Lapas Luwuk dalam memastikan bahwa proses pembinaan hukum tidak menghambat hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Pelaksanaan izin keluar dalam rangka kegiatan akademik tersebut juga mengedepankan prosedur pengamanan dan pengawasan ketat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Pendampingan dan pengawalan dilaksanakan oleh petugas Lapas Luwuk, yaitu M. Rian Juliansyah dan Zadamri. Kegiatan ini juga didampingi secara langsung oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Luwuk, Aprilicia Tampubolon, untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar dan sesuai regulasi. Selama pelaksanaan ujian di SMK Komputer Luwuk Selatan, tim pengawas dan pendamping terus memastikan situasi tetap tertib, aman, dan kondusif tanpa mengganggu jalannya pelaksanaan tes akademik tersebut.
Zadamri menegaskan pentingnya kolaborasi dan penjagaan humanis, namun tetap siaga selama kegiatan berlangsung. "Kami memastikan pengawasan dan pengawalan berjalan dengan ketat sesuai SOP yang berlaku, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Kehadiran kami bersama PK Bapas adalah untuk memberikan rasa aman sekaligus dukungan moral agar Anak Binaan fokus mengerjakan tesnya dengan maksimal," ungkapnya.
Rasa syukur dan haru pun terpancar dari Anak Binaan MNN yang mendapatkan kesempatan berharga untuk tetap melangsungkan ujian akademiknya. "Saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Lapas Luwuk dan Bapas yang telah memberikan kesempatan serta mendampingi saya hari ini. Kesempatan mengikuti TKA ini sangat berarti bagi masa depan dan saya berjanji akan belajar lebih giat lagi untuk memperbaiki diri," tuturnya.
Terpisah, Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan pembinaan di Lapas tidak boleh menjadi penghalang bagi seorang anak untuk meraih masa depan dan melanjutkan pendidikannya. "Tembok penjara tidak boleh memadamkan masa depan dan hak belajar Anak Binaan kita. Pendampingan ini merupakan komitmen kami untuk memastikan hak pendidikan Anak Binaan tetap terpenuhi. Kami berharap langkah ini menjadi sarana perbaikan diri dan modal berharga bagi mereka saat kembali ke masyarakat nanti," terangnya.
Seluruh rangkaian pendampingan, pengawasan, dan pengawalan TKA berjalan dengan aman, lancar, dan tertib hingga Anak Binaan kembali ke Lapas Luwuk. (IR)
Kontributor: Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


