Dari Balik Jeruji, Lapas Palopo Gelar Salat Istisqa
Palopo, INFO_PAS — Sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo gelar Salat Istisqa berkolaborasi bersama Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Palopo, Senin (26/10). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus menanamkan nilai-nilai religius bagi petugas dan Warga Binaan.
Salat Istisqa berlangsung dengan khidmat sebagai wujud doa bersama untuk memohon rahmat dan pertolongan Allah Swt. agar diturunkan hujan yang membawa manfaat bagi kehidupan. Kolaborasi antara Lapas Palopo dan IPARI Kota Palopo juga menjadi sinergi dalam memperkuat pembinaan keagamaan di lingkungan Pemasyarakatan, khususnya melalui pendampingan spiritual dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi Warga Binaan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Lapas Palopo, M. Al Baqir, menyampaikan Salat Istisqa merupakan pembinaan kerohanian yang bertujuan membangun kesadaran spiritual Warga Binaan sekaligus mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt. “Kami ingin mengajak seluruh petugas dan Warga Binaan untuk bersama-sama berdoa, memohon rahmat dan pertolongan Allah Swt. agar hujan segera diturunkan dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk bermuhasabah, memperbaiki diri, dan memperkuat keimanan dalam menjalani kehidupan,” ujatnya.
Baqir juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi bersama IPARI Kota Palopo yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut. Sinergi dengan para penyuluh agama menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan pembinaan rohani yang lebih bermakna bagi Warga Binaan.
“Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pembinaan keagamaan di Lapas Palopo. Kami ingin memastikan Warga Binaan tidak hanya mendapatkan pembinaan dari aspek kedisiplinan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperdalam pemahaman agama, memperbaiki diri, dan menumbuhkan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” tambah Baqir.
Sementara itu, Ketua IPARI Kota Palopo, Fitri, menyampaikan Salat Istisqa merupakan ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan Allah Swt. sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. “Salat Istisqa mengajarkan kita untuk senantiasa berserah diri kepada Allah Swt., memperbanyak doa dan istigfar, serta melakukan introspeksi diri. Kami berharap melalui ikhtiar ini, Allah Swt. menganugerahkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat. Momentum ini juga hendaknya memperkuat kepedulian sosial dan kesadaran kita untuk menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi bersama IPARI Kota Palopo, Lapas Palopo berharap kegiatan pembinaan keagamaan terus berjalan secara berkesinambungan dan memberikan dampak positif bagi Warga Binaan. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini juga diharapkan menjadi pengingat bahwa doa, kepedulian, dan ikhtiar merupakan bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Dengan semangat “Dari Balik Jeruji, Panjatkan Doa untuk Negeri,” Lapas Palopo bersama IPARI Kota Palopo menunjukkan keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus beribadah, memperbaiki diri, dan mengambil bagian dalam ikhtiar bersama demi kebaikan masyarakat dan bangsa. (IR)
Kontributor: Lapas Palopo
What's Your Reaction?


