Peduli Kesehatan, Lapas Perempuan Martapura Gandeng Dinkes Kab. Banjar dan Laboratorium Klinik Prodia Martapura

Peduli Kesehatan, Lapas Perempuan Martapura Gandeng Dinkes Kab. Banjar dan Laboratorium Klinik Prodia Martapura

Martapura, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura gerak cepat melakukan langkah antisipatif guna mencegah penyebaran penyakit menular. Pada Selasa (19/5), Lapas Perempuan Martapura laksanakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mengenai Hantavirus, mekanisme deteksi dini, hingga pengendalian faktor risiko khususnya pemberantasan tikus yang menjadi reservoir utama virus tersebut.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik, Rose Mery, menegaskan komitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan blok hunian secara internal. Pengawasan terhadap kebersihan lingkungan dan pengendalian hama akan makin diperketat setelah koordinasi ini.

"Kesehatan Warga Binaan adalah prioritas. Kami berkomitmen penuh untuk meningkatkan pengawasan kebersihan lingkungan, mengoptimalkan pengendalian hama tikus, serta melakukan pelaporan segera jika ada kondisi yang memerlukan penanganan medis demi menciptakan Lapas yang sehat, aman, dan bebas dari penyakit menular," tegas Rose.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Banjar, Hj. Mariana, memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kewaspadaan di lingkungan Pemasyarakatan ini. “Kami siap memfasilitasi pemberian edukasi kesehatan bagi petugas dan Warga Binaan, serta memastikan kesiapsiagaan tim medis apabila nantinya ditemukan kasus dengan gejala yang mengarah pada infeksi Hantavirus," janjinya,

Melalui koordinasi yang berjalan lancar ini, diharapkan kesiapsiagaan Lapas Perempuan Martapura makin solid dalam membentengi seluruh penghuni Lapas, baik petugas maupun Warga Binaan, dari ancaman risiko penularan Hantavirus.

Sehari berselang, Rabu (20/5), Lapas Perempuan Martapura juga gelar sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi perempuan dan pencegahan Penyakit Menular Seksual (PMS). Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama dengan Laboratorium Klinik Prodia Martapura sebagai wujud nyata pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh Warga Binaan perempuan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Prodia yang telah hadir memberikan edukasi yang sangat berharga ini. Pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi adalah hal krusial bagi setiap perempuan serta berharap informasi yang disampaikan dengan sangat bagus dan terstruktur ini dlangsung dipraktikkan demi menjaga kualitas hidup sehat di dalam Lapas," ujar Rose.

Selanjutnya, perwakilan dari Laboratorium Klinik Prodia Martapura, Meylinda, menekankan pentingnya kesadaran diri dalam menjaga kebersihan organ reproduksi dan melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi penyakit menular. "Setiap perempuan, di mana pun mereka berada berhak atas akses informasi kesehatan yang layak. Kami ingin membekali para Warga Binaan dengan pemahaman yang benar agar mereka tidak hanya mampu menjaga diri sendiri, tetapi juga berani melakukan tindakan preventif sejak dini," ungkapnya.

Seluruh rangkaian sosialisasi ini berjalan lancar, tertib, serta dikemas secara dan serta interaktif. Antusiasme tinggi terlihat jelas dari banyaknya Warga Binaan yang aktif mengajukan pertanyaan dalam sesi diskusi sehingga suasana edukasi menjadi lebih hidup dan menyenangkan hingga akhir acara. (IR)

 

 

Kontributor: LPP Martapura

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0